Selama ini, algoritma Instagram bekerja di balik layar, menampilkan konten berdasarkan aktivitas pengguna, seperti akun yang diikuti, postingan yang disukai, dan video yang sering ditonton.
Namun, pengguna tidak memiliki kendali langsung atas proses tersebut. Dengan adanya Your Algorithm ini, Instagram memberi ruang bagi pengguna untuk “berdialog” dengan algoritma.
Baca Juga: The Art of Doing Nothing Dianggap Jadi Olahraga di Korea Selatan, Mau Coba?
Meski belum sepenuhnya mengubah sistem rekomendasi, fitur baru Instagram ini merupakan langkah awal yang cukup signifikan. Pengguna bisa secara aktif mengarahkan jenis konten yang ingin mereka lihat, bukan cuma merespons apa yang ditampilkan aplikasi.
Mosseri menegaskan bahwa tujuan utama dari pengujian ini adalah memberi pengguna lebih banyak kendali atas pengalaman mereka di Instagram.
Hal ini sejalan dengan berbagai pembaruan sebelumnya yang berfokus pada peningkatan kontrol privasi, penyaringan konten sensitif, serta opsi untuk menandai postingan yang tidak menarik.
Masih tahap uji coba
Meski begitu, sekarang ini Instagram belum mengumumkan siapa saja yang akan mendapat akses awal ke fitur ini, atau kapan fitur tersebut akan diluncurkan secara global.
Baca Juga: Jika Punya Rekan Kerja yang Energinya Selalu Negatif, Coba Atasi dengan 5 Cara Ini!
Namun, Mosseri juga mengungkap bahwa timnya sedang menjajaki kemungkinan menghadirkan fitur serupa di Threads, mengikuti tren di mana pengguna sering berinteraksi langsung dengan algoritma.
Dengan Your Algorithm, Instagram nggak akan sekadar menampilkan konten populer, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang lebih relevan bagi setiap pengguna.
Kalau fitur ini sukses di tahap uji coba, bukan tidak mungkin nantinya setiap pengguna bisa benar-benar membentuk tampilan feed sesuai dengan dunia yang mereka inginkan di Instagram.