Pejuangkantoran.com – Di masa sulit seperti saat ini ketika mendapatkan pekerjaan formal yang ideal butuh effort yang tinggi,job hugging atau mempertahankan pekerjaan existing adalah salah satu hal bijak yang harus dilakukan.
Job hugging tak hanya sekadar bertahan tanpa melakukan apa-apa. Job hugging yang sehat adalah strategi sementara dengan disertai agenda pengembangan-pengembangan diri.
Misal, selama masih berada di perusahaan yang sekarang kamu tempati, walaupun mungkin sudah merasa mentok, sebaiknya kamu segarkan profesionalitas kamu dengan aneka pengembangan diri.
Contoh, ikut pelatihan internal atau kursus online yang gratis atau terjangkau. Tingkatkan soft skill kamu, misal dalam berkomunikasi, ikut workshop storytelling, belajar teknologi IT yang terbaru, dan sebagainya.
Selain itu, kamu juga bisa membuat plan B secara diam-diam dengan memperbarui profil di LinkedIn, memantau lowongan kerja, dan sebagainya.
Intinya, ketika melakukan job hugging jangan menjadi penantian yang sia-sia. Dan jangan lupa, tentukan batas waktu ketika kamu menjalankan taktik pengembangan diri selama job hugging ini.
Baca Juga: Apa Itu Job Hugging, Fenomena Baru di Kalangan Pekerja: Bertahan Daripada Nggak Kerja
Nah, supaya job hugging kamu sehat, berikut ini contoh check list bulanan yang bisa gunakan dan di akhir bulan bisa kamu gunakan untuk refleksi secara cepat.
- Karier dan Skill
- Apakah saya belajar skill baru bulan ini (kursus, webinar, workshop, atau dari pekerjaan)?
- Apakah saya menyelesaikan proyek/tugas yang menambah pengalaman baru?
- Apakah saya punya catatan pencapaian bulan ini untuk portofolio/CV?
- Keterlibatan di Tempat Kerja
- Apakah saya masih termotivasi dan merasa pekerjaan saya bermakna?
- Apakah saya memberi kontribusi ekstra (ide, solusi, dukungan tim)?
- Apakah saya menjalin relasi positif dengan rekan/atasan bulan ini?
- Jaringan dan Pasar Kerja
- Apakah saya mengikuti minimal 1 kegiatan networking (online/offline)?
- Apakah saya memperbarui CV/LinkedIn dengan hal baru bulan ini?
- Apakah saya memantau tren lowongan di bidang saya (skill dan gaji)?
- Keuangan dan Rencana
- Apakah saya menabung/investasi sesuai target bulan ini?
- Apakah saya menyisihkan dana darurat (minimal 3–6 bulan biaya hidup)?
- Apakah saya mencapai target jangka pendek (misalnya lunasi utang kecil)?
- Refleksi dan Evaluasi
- Apakah saya masih merasa nyaman bertahan di pekerjaan ini bulan ini?
- Apakah alasan saya bertahan masih relevan (misalnya ekonomi, keluarga, persiapan skill)?
- Apakah saya butuh mulai melirik peluang baru lebih serius bulan depan?
Cara menggunakan check list ini:
- Jika check list ini bisa kamu jalani minimal 70% tiap di tiap bulannya, artinya job hugging kamu masih sehat dan strategis.
- Kalau banyak tanda silang, mungkin waktunya:
- cari tantangan baru di kantor,
- perkuat networking, atau
- mulai serius mencari peluang kerja baru.
Selamat mencoba! ***
Artikel Terkait
3 Soft Skill yang Dianggap Sepele, Padahal Bisa Bikin Kamu Digaji Lebih Tinggi!
7 Tips Paten Bagi Kamu yang Ingin Kuliah Atau Kursus Online Sambil Bekerja
Tak Perlu Takut Dengan AI Karena Justru Bisa Bantu Kamu Tingkatkan Soft Skill Diri. Begini Caranya!
6 Strategi Melakukan Job Hugging Yang Sehat Supaya Kamu Tetap Kompetitif dan Waras
9 Keterampilan Wajib Bidang Network Engineering, Teknis Oke, Soft Skill Juga Harus Jalan
Apa Kata Mendiang Steve Jobs Soal Keputusan Karier untuk Keluar, Berubah Arah, atau Bertahan di Pekerjaan Saat Ini?