PejuangKantoran.com - Grammarly resmi berganti nama menjadi Superhuman.
Perubahan besar ini diumumkan oleh perusahaan asal San Francisco tersebut sebagai bagian dari langkah rebranding besar-besaran yang menandai babak baru dalam perjalanan mereka di dunia kecerdasan buatan (AI).
Langkah ini bukan sekadar ganti nama, tetapi juga hasil dari penggabungan tiga produk besar, yaitu Grammarly, platform kolaborasi kerja Coda, dan klien email Superhuman.
Kini, semua layanan itu disatukan dalam satu paket lengkap bernama Superhuman Suite, dengan produk andalan barunya bernama Superhuman Go.
Baca Juga: 8 Kalimat yang Bisa Jadi Tanda bahwa Atasan Kamu adalah Bos yang Toxic
Apa itu Superhuman Go?
Superhuman Go, atau singkatnya “Go”, adalah asisten AI pintar yang selalu siap membantu di mana pun kamu bekerja. Bayangkan versi Grammarly yang jauh lebih pintar dan lebih tahu konteks pekerjaan kamu.
Go bisa terhubung ke berbagai aplikasi kerja seperti email, kalender, CRM, hingga alat manajemen proyek.
Ini tak hanya membantu memperbaiki tulisan, tetapi juga bisa menyarankan tindakan otomatis. Misalnya, menjadwalkan rapat atau menambahkan pengingat di kalender orang lain.
Tentu saja, pengguna tetap punya kendali penuh karena kamu bisa memilih apakah ingin menerima atau menolak saran dari Go.
Menurut Luke Behnke, Wakil Presiden Produk di Superhuman, Go dirancang untuk “benar-benar mengenal penggunanya”. Artinya, semakin lama kamu menggunakannya, semakin baik Go memahami gaya kerja, kebiasaan, dan kebutuhan kamu.
Baca Juga: Toho Studios Umumkan Judul Film Terbaru Godzilla versi Jepang: 'Godzilla Minus Zero'
Tidak sekadar ganti nama
Meski kini bernama Superhuman, pengguna Grammarly lama tidak perlu khawatir. Versi lama Grammarly masih bisa digunakan, begitu juga dengan Coda dan Superhuman Email yang tetap tersedia sebagai produk mandiri.
Artikel Terkait
Menkeu Purbaya Resmi Masukkan Dana Sitaan Korupsi Ekspor Minyak Sawit Rp13,2 Triliun ke LPDP
10 Negara Tujuan Mahasiswa Internasional untuk Melanjutkan Studi di Bidang AI, Jerman Masih Favorit!
Bahasa Indonesia Menurut Kementerian Luar Negeri AS Termasuk Bahasa yang Sulit Dipelajari, lho!
Tren Kerja 2026: Perusahaan Minta Karyawan Lebih Sering ke Kantor, Ini yang Jadi Penyebabnya!
8 Barang Thrift yang Harus Segera Dsibersihkan Sebelum Dipakai (dan Cara Tepat Membersihkannya)
ASN Bakal Kena Sanksi Ringan sampai Berat JIka Tidak Masuk Kerja tanpa Alasan yang Sah!
Yesss...! Bakal Ada 25 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama pada 2026, Simak Jadwal Lengkapnya!
Anak Menkeu, Yudo Sadewa, Kembali Viral saat Kritik soal Warga Indonesia yang 'Mabok Agama'
Penghapusan Tunggakan BPJS Kesehatan Dimulai November 2025, Siapa Saja Peserta yang Diuntungkan?
Mengapa Media Asing Bilang IKN Berpotensi Menjadi Kota Hantu? Ini Kata Kepala Otorita IKN