news

Tebak, Ini Password Paling Umum dan Banyak Dipakai Orang-orang di Indonesia!

Sabtu, 22 November 2025 | 13:15 WIB
Ilustrasi: Sebelum resign dari kantor, pastikan menghapus password dari situs web pribadi yang kamu akses di laptop kantor. (Freepik)

 

PejuangKantoran.com - Setiap tahun, kebiasaan pengguna internet Indonesia dalam membuat kata sandi kembali menjadi sorotan.

Laporan terbaru Top 200 Most Common Passwords dari NordPass dan NordStellar menunjukkan bahwa “123456” kembali menjadi kata sandi paling umum di Indonesia untuk tahun kedua berturut-turut.

Meski peringatan soal keamanan digital semakin sering digaungkan, pola sederhana seperti urutan angka, kata “password,” hingga variasi keyboard masih mendominasi pilihan masyarakat.

Di Indonesia, kecenderungan ini memadukan pola global dengan sentuhan lokal. Selain “admin,” “password,” dan “12345,” daftar 20 besar dipenuhi kata sandi seperti “bismillah,” “guru123456,” “Kapler123,” hingga “Tanjung99.”

Ini menunjukkan bahwa banyak pengguna mengandalkan nama, istilah familiar, atau referensi budaya dalam menciptakan kata sandi—mudah diingat, namun sangat mudah ditebak oleh pelaku kejahatan siber.

Baca Juga: Waspada, Iklan Lowongan Kerja Palsu di Asia-Pasifik , Terbesar di Indonesia. Begini 6 Ciri Lowongan Palsu!

Secara global, situasinya tak jauh berbeda. “123456” masih menjadi kata sandi terpopuler di dunia, diikuti “admin” dan “12345678.”

Meski ada peningkatan penggunaan karakter khusus dibanding tahun lalu, banyak dari kata sandi itu tetap sederhana, seperti “P@ssw0rd” atau “Admin@123,” yang hanya menambah simbol tanpa benar-benar meningkatkan kompleksitas.

Menariknya, penelitian ini sekaligus mematahkan mitos “digital native.” Generasi Z yang tumbuh bersama internet ternyata punya kebiasaan kata sandi yang sama buruknya dengan generasi tua. Angka berurutan seperti “123456” muncul di hampir semua kelompok usia.

Perbedaannya hanya bahwa generasi lebih tua cenderung menggunakan nama, sementara anak muda memilih kombinasi angka panjang atau kata budaya pop seperti “skibidi.”

Dengan sekitar 80% pelanggaran data disebabkan oleh kata sandi yang lemah, penggunaan pola sederhana masih menjadi celah terbesar dalam keamanan digital.

Baca Juga: Kenali Isi RUU KUHAP yang Sudah Resmi Disahkan, Apa Artinya untuk Kamu sebagai Warga Negara?

Para ahli kembali mengingatkan bahwa masyarakat perlu beralih ke kebiasaan lebih aman: membuat kata sandi acak minimal 20 karakter, tidak pernah menggunakan ulang kata sandi, meninjau ulang kekuatannya secara berkala, memanfaatkan password manager, serta selalu mengaktifkan multi-factor authentication.

Halaman:

Tags

Terkini