news

Bos Telegram Pavel Durov Tawarkan Diri untuk Para Wanita yang Ingin Hamil Pakai Spermanya

Kamis, 1 Januari 2026 | 19:38 WIB
CEO Telegram Pavel Durov menawarkan diri sebagai donatur sperma untuk para wanita yang ingin punya anak. (Instagram @durov)

Kabarnya, Durov bukan satu-satunya orang yang punya gagasan mendonasikan spermanya seperti itu. Ia mulai menjadi donatur sperma pada 2010, ketika membantu seorang teman yang kesulitan hamil.

“Aktivitas donasi saya selama ini sudah membantu lebih dari 100 pasangan di 12 negara yang ingin punya anak,” tukas pengusaha yang besar di Italia itu.

Baca Juga: Cerita Imam Darto Nekad Membuat Gisella Anastasia Tampil Berhijab di Film 'Modual Nekad'

Ia juga berencana membuka akses DNA-nya sehingga anak-anak biologisnya kelak bisa saling bertemu dengan mudah.

Durov menyadari risiko dari semua keputusannya ini, tetapi ia mengaku tidak menyesal sudah menjadi donor sperma secara rutin.

“Kekurangan sperma sehat telah menjadi masalah yang semakin serius di seluruh dunia, dan saya bangga bahwa saya telah membantu meringankannya,” ujarnya.

Durov juga menjanjikan, semua anaknya (terlepas dari apapun proses pembuahannya) akan mewarisi sebagian dari kekayaannya.

Ironisnya, Durov sendiri sedang berseteru dengan mantan pasangannya, Irina Bolgar, yang memiliki tiga anak darinya. Irina, pengacara hak asasi manusia yang kini tinggal di Swiss, mengklaim bahwa pada tahun 2023 Durov menghentikan semua dukungan keuangan untuk dirinya dan anak-anaknya.

Baca Juga: Kapan Waktu yang Pas untuk Minta Kenaikan Gaji, biar Nggak Dikira Kepedean?

Durov bahkan digugat atas tuduhan memukul anak bungsu mereka sebanyak lima kali. Namun perwakilan Durov membantah tuduhan tersebut.

Ia sendiri sekarang ini menjalin hubungan dengan influencer Juli Vavilova. Melalui media sosialnya, Juli mengaku mengalami keguguran pada tahun 2024. Tidak dijelaskan apakah ia juga menggunakan sperma Pavel Durov atau pria lain saat itu.

Halaman:

Tags

Terkini