Era Surat Berakhir di Denmark: Layanan Pos Tradisional Dihentikan setelah 400 Tahun

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Kamis, 1 Januari 2026 | 11:05 WIB
Ilustrasi surat  (freepik/yanalya)
Ilustrasi surat (freepik/yanalya)

PejuangKantoran.com - Salah satu tradisi pelayanan publik tertua di dunia kini resmi berakhir. PostNord, layanan pos milik negara Denmark, telah mengirimkan surat terakhirnya pada 30 Desember 2025, menandai berakirnya lebih dari 400 tahun sejarah pengiriman surat tradisional di negara tersebut. Denmark menjadi negara pertama di dunia yang secara resmi menghentikan layanan pos surat biasa di tengah era digital. 

Layanan pos Denmark berakar sejak tahun 1624, ketika Raja Christian IV mendirikan sistem pos resmi pertama di kerajaan tersebut. Selama berabad-abad, surat telah menjadi cara utama masyarakat berkomunikasi,  mulai dari pengumuman kerajaan hingga pesan pribadi antar keluarga. Namun, seiring waktu, peran surat tradisional semakin terkikis oleh kemajuan teknologi dan digitalisasi.

Selama dua dekade terakhir, volume surat turun drastis, lebih dari 90 persen sejak tahun 2000, karena masyarakat beralih ke komunikasi elektronik seperti email, layanan pemerintah digital, pesan instan, dan platform digital lain yang memudahkan pertukaran informasi secara instan.

Baca Juga: 33 Jalan Ditutup Sementara Saat Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di Jakarta, Ini Daftar Lengkapnya

PostNord menyatakan bahwa layanan surat tradisional tidak lagi ekonomis atau berkelanjutan karena jumlah pengiriman yang terus merosot tajam. Dengan tren e-commerce yang terus berkembang, perusahaan memutuskan untuk mengalihkan seluruh fokusnya pada pengiriman paket dan logistik barang mulai 1 Januari 2026. 

“Kami telah menjadi layanan pos Denmark selama lebih dari empat abad, jadi ini adalah keputusan emosional sekaligus strategis,” kata seorang pejabat PostNord, menggambarkan peralihan sebagai penutupan bab sejarah sekaligus pembukaan arah baru layanan.

Baca Juga: Ketika Wawancara Kerja Kamu Diajak Untuk Ngopi Terlebih Dahulu, Kamu Perlu Paham Hal Penting Berikut Ini!

Perubahan ini membawa dampak nyata di kehidupan masyarakat Denmark:

  • Penghapusan 1.500 kotak surat merah ikonik di seluruh jalanan Denmark yang telah menjadi simbol kota selama berabad-abad. Banyak dari kotak ini telah dijual atau dilelang sebagai benda koleksi. 

  • Pengurangan sekitar 1.500 pekerjaan di sektor pengiriman surat karena layanan ini resmi dihentikan. 

  • Kekhawatiran terkait warga lanjut usia dan populasi di daerah terpencil yang lebih bergantung pada layanan surat fisik sebagai cara komunikasi mereka. 

Meski demikian, hukum Denmark menjamin bahwa layanan pengiriman surat tetap tersedia. Mulai 2026, perusahaan swasta seperti Dao akan menangani pengiriman surat biasa secara nasional — meskipun prosedur dan model layanan akan berbeda. Pelanggan harus mengantar surat ke toko Dao atau menggunakan aplikasi online untuk membeli prangko digital, bukan lagi menggunakan jaringan pos tradisional. 

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X