news

OpenAI Luncurkan ChatGPT Health, Dorong Pengguna untuk Menghubungkan Rekam Medis Mereka

Kamis, 8 Januari 2026 | 18:30 WIB
ChatGPT Health memisahkan pencarian informasi kesehatan dari obrolan kamu yang lain. (OpenAI)

PejuangKantoran.com - Warganet mungkin sering bertanya, "Apa cuma aku yang pilih cari informasi kesehatan ke ChatGPT ketimbang langsung ke dokter untuk mencari tahu solusi buat keluhan ringan sehari-hari?

Nggak sih, kamu bukan satu-satunya orang yang punya pikiran seperti itu. Menurut OpenAI, lebih dari 230 juta orang mengajukan pertanyaan tentang kesehatan dan kebugaran di platform mereka setiap minggu.

Tentu bukannya karena OpenAI meremehkan profesi tenaga kesehatan kalau sekarang mereka mengumumkan segmen khusus ChatGPT Health pada Rabu (7/1/2026). 

Baca Juga: Pengembang Properti PT Hatten Bali Tbk Membuka Lowongan Kerja Brand Activation

CEO Aplikasi di OpenAI, Fidji Simo, mengungkapkan bahwa ChatGPT Health ini lebih sebagai respons terhadap masalah yang ada di bidang perawatan kesehatan, seperti biaya dan hambatan akses, jadwal dokter yang terlalu padat, dan kurangnya kesinambungan dalam perawatan.

Meskipun sistem perawatan kesehatan masih punya banyak kekurangan, penggunaan chatbot AI untuk saran-saran medis menciptakan banyak tantangan baru.

Model bahasa besar (LLM) seperti ChatGPT beroperasi dengan memprediksi respons yang paling mungkin terhadap perintah, bukan jawaban yang paling tepat, karena LLM tidak memiliki konsep tentang apa yang benar atau salah.

Untuk mengembangkan ChatGPT Health, OpenAI bekerja sama selama lebih dari dua tahun dengan lebih dari 260 dokter yang berpraktik di 60 negara, untuk mengumpulkan lebih dari 600.000 masukan tentang hasil model tersebut.

Integrasi dengan berbagai aplikasi

ChatGPT Health ini memisahkan pencarian informasi kesehatan dari obrolan kamu yang lain. Dengan begitu, konteks kesehatan kamu tidak akan muncul dalam percakapan standar dengan ChatGPT.

Baca Juga: Ikut Nonton Show 'Mens Rea', Ahok: 'Waduh Gila Deh, Pandji Pragiwaksono Nekad Banget!'

“ChatGPT dapat membantu Anda memahami hasil tes terbaru, mempersiapkan janji temu dengan dokter, mendapatkan saran tentang cara mengatur diet dan rutinitas olahraga Anda, atau memahami keuntungan dan kerugian dari berbagai pilihan asuransi berdasarkan pola perawatan kesehatan Anda,” begitu menurut OpenAI dalam pengumumannya.

Kalau kamu minta bantuan ChatGPT untuk menyusun rencana latihan maraton, misalnya, maka AI bakal tahu kalau kamu seorang pelari.

Pengguna juga bisa menghubungkan aplikasi seperti Apple Health untuk berbagi pola tidur dan aktivitas, MyFitnessPal untuk menerima saran nutrisi, AllTrails untuk ide pendakian, dan Peloton untuk mendapatkan saran latihan.

Selain itu juga Instacart, sehingga ChatGPT bisa membuat daftar belanja berdasarkan diet yang sebaiknya kamu jalani. 

Halaman:

Tags

Terkini