Pangeran Andrew, yang tak lain adik Raja Charles III, sudah dicabut gelar kerajaannya pada 30 Oktober 2025. Sejak gelar Pangeran dan julukan Duke of York dihapus karena perkara tersebut, ia memakai nama Andrew Mountbatten-Windsor.
Nama lain yang tidak disensor adalah Les Wexner, mantan CEO Victoria’s Secret, meski pengacaranya menegaskan bahwa ia bukan target atau rekan konspirator dalam kasus ini.
Nama-nama pebisnis yang disebut dalam dokumen tersebut antara lain Bill Gates, Sir Richard Branson, Howard Lutnick, Steve Tisch, dan Elon Musk. Sedangkan politikus dan tokoh penting lainnya yang diketahui terlibat dengan Jeffrey Epstein antara lain Donald Trump, Bill Clinton, filmmaker Brett Ratner, dan Pangeran Andrew.
Ada pula foto mantan presiden Amerika Serikat Bill Clinton sedang berendam di sebuah hotel di Brunei pada 2022 lalu bersama Ghislaine Maxwell.
Baca Juga: Quiet Leadership Jadi Skill Penting di Tahun 2026, Bukti Tak Harus Bersuara Kencang agar Didengar
Hingga sekarang ini, Epstein Files masih menjadi potongan puzzle yang besar. Ada yang terbuka, tetapi banyak juga yang masih gelap. Tampaknya, perdebatan soal apa yang seharusnya dibuka dan sejauh mana transparansi itu perlu, belum akan selesai dalam waktu dekat.
Namun yang perlu dicatat, nama-nama yang disebut di dokumen ini bukan berarti otomatis bersalah. Banyak nama yang muncul sudah membantah terlibat dalam kejahatan apa pun. Fakta tersebut masih diabaikan oleh banyak orang.
Adapun Virginia Giuffre ditemukan tewas bunuh diri di rumahnya di Perth, Australia, 25 April 2025 lalu.