PejuangKantoran.com - Siapa yang waktu SMP bikin alamat email dengan nama cutieanya123@gmail.com? Dulu nama seperti itu mungkin terkesan keren atau cute, tapi sekarang kok nggak profesional banget ya? Bayangkan kalau kamu harus mengirim lamaran kerja ke puluhan perusahaan, nama itu rasanya malah jadi beban.
Untungnya, Google baru saja membawa kabar baik. Sekarang kamu bisa mengubah nama alamat Gmail dengan mengubah username akun kamu (bagian sebelum tanda @gmail.com). Meski pakai alamat email baru, kamu tidak akan kehilangan akses ke akun lama.
Ini solusi buat siapa saja yang ingin tampil lebih rapi secara digital, tanpa harus repot bikin akun baru dari nol. Namun, fasilitas ini ada batasannya, yaitu kamu hanya bisa mengganti nama ini sekali dalam setahun.
Baca Juga: Fix, WFH Sehari per Minggu Ditetapkan Hari Jumat. Perusahaan Swasta Bebas Pilih Hari Sendiri
Sebagai contoh, alamat email yang lama yang mungkin terlalu kekanak-kanakan seperti sk8tergrl123.1986@gmail.com kini bisa diubah menjadi lebih simpel, misalnya elisa.beckett@gmail.com.
Langkah ini diambil agar pengguna bisa mengubah identitas email mereka tanpa harus terputus dari inbox yang sudah lama dipakai. CEO Google, Sundar Pichai, memberikan sedikit solusi buat para penggunanya.
“Tahun 2004 adalah tahun yang menyenangkan, tapi alamat Gmail kamu tidak harus terjebak di tahun itu. Untuk mengucapkan selamat tinggal pada v0t3f0rp3dr02004@gmail.com atau mrbrightside416@gmail.com (atau apa pun yang kamu suka saat itu), buka pengaturan Akun Google kamu dan pilih nama apa pun yang tersedia. Kamu akan tetap menyimpan nama pengguna lamamu dan bisa masuk dengan keduanya," tulis Pichai melalui unggahannya di akun X-nya.
Info tambahannya, saat ini fasilitas untuk mengubah nama alamat Gmail baru tersedia buat pengguna di Amerika Serikat.
Dialihkan ke alamat baru
Dulu, kalau kita punya alamat email yang nyeleneh, satu-satunya cara untuk ganti nama adalah dengan membuat akun baru dan memulai semuanya dari awal. Sekarang prosesnya jauh lebih mudah karena semua email, data, dan lalu lintas pesan selanjutnya bisa langsung dialihkan ke alamat baru.
Baca Juga: Jika Punya Pekerjaan Remote dari Luar Negeri, Apakah Penghasilan Kamu Dipotong Pajak?
Kamu juga tetap bisa menyimpan alamat lama untuk berjaga-jaga. Riwayat aktivitas kamu seperti koleksi foto di Google Photos juga dipastikan tidak akan terganggu sama sekali. Kamu akan menerima email dari kedua alamat tersebut secara bersamaan.
Kebijakan baru Google ini tentunya direspons dengan riuh-rendah di media sosial. Banyak yang merasa lega karena selama ini merasa terjebak dengan identitas masa sekolah mereka.
Salah satu pengguna X berkomentar, “Setengah dari kita masih terjebak dengan email yang kita buat saat masih sekolah”.
Ada juga yang merasa fitur ini jadi seperti kesempatan untuk melakukan branding ulang pada diri mereka yang dulu masih remaja. Namun, ada juga yang tetap setia dengan alamat lamanya yang penuh kenangan.