news

Jabatan Dicopot Sri Mulyani, Rafael Alun Trisambodo Ayah Mario Dandy Mundur Jadi ASN

Jumat, 24 Februari 2023 | 19:24 WIB
Surat pengunduran diri ayah Mario Dandy Satrio, Rafael Alun Trisambodo. (Twitter @tanyarlfes)

PejuangKantoran.com - Usai dicopot dari jabatan dan tugasnya sebagai pejabat Eselon III, Kepala Bagian Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Selatan oleh Menkeu Sri Mulyani, Rafael Alun Trisambodo (RAT) menyatakan pengunduran dirinya. 

Dalam surat terbukanya, dia menyatakan permintaan maaf dan mundur sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). 

Awalnya, Sri Mulyani hanya mencopot RAT dari tugas dan jabatannya, namun dia masih tetap sebagai ASN. 

Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Ada 180 Aduan Fraud Kemenkeu di 2022, 96 Pegawai Didisiplinkan

Hanya saja ayah dari Mario Dandy Satrio yang melakukan penganiayaan terhadap David, anak petinggi GP Anshor ini memilih untuk mundur. 

"Bersama ini, saya Rafael Alun Trisambodo menyatakan pengunduran diri atas jabatan dan status saya sebagai Aparatur Sipil Negara Direktorat Jenderal Pajak mulai Jumat 24 Februari 2023," tulisnya. 

"Saya akan mengikuti prosedur penguduran diri di Direktorat Jenderal Pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Saya tetap akan menjalani proses klarifikasi mengenai Laporan harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dan mematuhi proses hukum yang berlaku atas kejadian yang dilakukan anak saya." 

Baca Juga: Akhirnya, Rafael Alun Trisambodo Dicopot dari Jabatannya oleh Menkeu Sri Mulyani

Dia juga mengungkapkan permintaan maafnya kepada banyak pihak, termasuk korban dan juga Kemenkeu.

"Melalui surat ini, saya Rafael Alun Trisambodo ingin menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh keluarga ananda David atas perbuatan yang telah dilakukan oleh anak saya dan terus mendoakan ananda David agar diberikan perlindungan dan pemulihan sampai kembali sehat. Saya menyadari bahwa perbuatan yang dilakukan oleh anak saya tidak benar dan telah merugikan banyak pihak," tulisnya. 

"Saya juga memohon maaf sebesar-besarnya kepada Keluarga Besar PB NU, GP Ansor Banser, dan kepada seluruh masyarakat Indonesia. Saya juga meminta maaf kepada seluruh pegawai Kementerian Keuangan, terutama rekan-rekan DJP yang sudah sangat dirugikan atas kejadian ini."

 

Tags

Terkini