PejuangKantoran.com - Gaji sudah lama tidak naik, tetapi ketika kamu memberanikan diri meminta kenaikan gaji saat appraisal, ditolak mentah-mentah oleh atasan.
Tetapi percayalah, terkadang alasan permintaan kenaikan gaji ditolak sama sekali bukan alasan personal.
Kalau kamu mengetahui mengapa bos menolak kenaikan gajimu, sebenarnya hal itu bisa membantu kamu menanggapi keputusan dengan tepat.
Apakah kemudian kamu terus meningkatkan kemampuan demi kenaikan gaji di lain waktu, atau memutuskan resign jika memang sudah tak ada harapan.
Baca Juga: Bisakah Kita Melamar Pekerjaan Kita Sendiri Karena Diiklankan dengan Gaji Lebih Tinggi?
Alasan permintaan kenaikan gaji ditolak atasan
Berikut adalah beberapa hambatan paling umum yang membuat atasan menolak kenaikan gaji kamu:
Waktunya tidak tepat
Kapan kamu meminta kenaikan gaji ternyata berpengaruh pada keputusan atasan memberi atau menolaknya.
Apakah kamu meminta kenaikan gaji ketika perusahaan sedang melakukan berbagai penghematan?
Apakah kamu terlalu cepat meminta kenaikan gaji untuk masa jabatan kamu, atau kamu minta naik gaji ketika perusahaan sedang menjadi sorotan karena suatu kasus.
Kurangnya sumber daya perusahaan
Terkadang, alasan bos menolak kenaikan gajimu semata-mata karena perusahaan sedang tidak memiliki anggaran untuk menaikkan gaji karyawan.
Namun, seberapa penting kenaikan gaji bagi kamu? Apakah keuangan perusahaan akan membaik? Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini akan menentukan apakah sebaiknya kamu bertahan atau menjadikan ini sebagai isyarat untuk mulai mencari pekerjaan lain.
Kamu nggak perform
Apakah kinerjamu melebihi ekspektasi, atau kamu hanya melakukan pekerjaan sesuai deskripsi pekerjaan kamu?
Dalam banyak kasus, untuk mendapatkan kenaikan gaji, karyawan harus melampaui persyaratan dasar. Kalau kamu kompeten, tetapi tidak luar biasa, kinerjamu mungkin menjadi alasan mengapa gaji kamu tidak naik-naik.
Kamu karyawan bermasalah
Ini alasan permintaan kenaikan gaji ditolak yang paling masuk akal. Kedengarannya kasar, tetapi kalau kamu sulit diajak bekerja sama, sering mengeluh saat diberi tugas, atau kerap memprotes kebijakan perusahaan, atasan pasti berpikir seribu kali untuk mempertimbangkan kenaikan gaji kamu.