PejuangKantoran.com - Mengaku kesal dengan daerahnya yang tidak maju-maju, TikToker @awbimaxreborn mengunggah video berisi kritikan terhadap kota Lampung. Dengan berani, ia menyebut Lampung "Dajjal", atau Lampung sebagai kota “Dajjal”.
Setelah videonya menjadi viral, seorang pengacara bernama Ginda Ansori Wayka melaporkan Bima ke Polda Lampung. Pemuda yang saat ini sedang belajar di Australia itu dianggap menghina suku dan warga Lampung.
Baca Juga: TikToker Ini Sebut Lampung Kota “Dajjal”, Warganya Langsung Ikutan Curhat
Menanggapi pelaporan dirinya ke Polda Lampung, Bima Yudho Saputro, pemilik akun TikTok @awbimaxreborn, menyebut bahwa hal tersebut bentuk persekusi untuk dirinya.
Ia justru bingung mengapa video kritik sebagai bentuk kepeduliannya terhadap Lampung justru dianggap mencemarkan nama baik daerah tersebut.
"Gua itu peduli, gua berusaha untuk mengungkapkan kekesalan gua. Ketika gua bilang Lampung dajjal, itu bukan menggeneralisasi orang-orang di Lampung, orang-orang suku Lampung dajjal, bukan," katanya tegas.
Ia bahkan menyentil orang-orang yang merasa tersinggung dengan ucapannya untuk bersekolah hingga tinggi, jika perlu sampai ke luar negeri. Jadi, lebih bisayu
Menyindir Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung
Bima juga tidak kalah heran saat ada orang-orang yang menanggapi video kritiknya dengan meminta solusi darinya.
Baca Juga: Hari Raya Idul Fitri 2023 Jatuh pada Tanggal Berapa? Ini Penentuannya
"Solusi? Apa? Orang gua mengkritik masa lo gua kasih solusi (buat) lo. Pemerintah kerjanya ngapain? Kalau gua kasih solusi tuh lo (pemerintah) ngapain?" kata Bima.
Bahkan, mantan atlet cilik cabang olahraga tenis meja ini dengan berani menyebut nama Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik).
"Si Arinal Nunik ngapain ntar? Orang kita ngebayar mereka, bayar pajak, say. Terus mereka ngapain gitu? Caper di sosmed gitu, lagi bangun infrastruktur mau Lebaran," tanyanya.
Ia lalu mengajak masyarakat yang akan mudik ke Lampung saat Lebaran nanti untuk merekam kondisi jalan di sana. Di sana memang ada pembangunan atau tidak.
"Sekarang lo pada nanti kalau mau mudik, lo cek ya kalau main ke Lampung. Lo cek nih lo video-in, lo rekam tuh, jalannya bagus nggak? Beneran dibangun nggak sama mereka?” saran dari Bima.