PejuangKantoran.com - Hasil survei Indikator Politik Indonesia (IPI) untuk periode 26 Mei-30 Mei 2023 menunjukkan, Erick Thohir menjadi kandidat calon wakil presiden atau cawapres nomor satu, yang paling banyak dipilih masyarakat.
Dalam simulasi 22 nama cawapres, Erick Thohir berada di posisi teratas dengan 14,8 persen suara responden. Angka ini hanya berselisih tipis dari Ridwan Kamil, yaitu sekitar 0,02 persen, demikian menurut peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi.
Baca Juga: PAN Akan Mengusung Erick Thohir Jadi Cawapres dalam Pilpres 2024, Siapa Pun Koalisinya!
Dari simulasi tersebut, di urutan ketiga ada Sandiaga Uno (12 persen), Mahfud MD (11,8 persen), AHY (7,2 persen), Gibran Rakabuming (5,8 persen), Airlangga (4,1 persen), dan nama-nama lain yang lebih rendah.
Lembaga survei ini juga membuat simulasi 18 nama cawapres, di mana Erick Thohir kembali menjadi pilihan mayoritas responden dengan 15,5 persen suara. Sedangkan Ridwan Kamil tetap berada di posisi kedua dengan 15,4 persen.
"Jika melihat tren, Erick Thohir ada tren kenaikan, Ridwan Kamil sedikit turun, Sandiaga dan AHY turun," ujar Burhanuddin, dalam rilis hasil survei nasional "Saling Salip Elektabilitas Capres dan Cawapres Jelang 2024" di Jakarta, Minggu (4/6/2023).
Baca Juga: Betulkah Erick Thohir Jadi Alasan Tim Argentina Mau Datang dan Bertanding Melawan Indonesia?
Jika dilihat basis pemilih berdasarkan partai politik, banyak pemilih dari sejumlah partai memilih Erick Thohir, tambah Burhanuddin.
Erick menjadi pilihan teratas dari sejumlah partai seperti Gerindra dengan 20,3 persen, PDIP sebanyak 25,0 persen, Golkar dengan 23,4 persen, Nasdem sebesar 20,0 persen, dan PPP dengan 30,8 persen.
Pilihan solid
Burhanuddin mengatakan Erick menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang tinggal di daerah perkotaan. Menteri BUMN itu juga cawapres nomor satu pilihan masyarakat di Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Baca Juga: Biaya Datangkan Timnas Argentina Rp70 M, Erick Thohir: “Memangnya PSSI Itu Miskin?”
Fakta menarik lainnya juga diungkap Burhanuddin, yaitu bahwa basis pemilih Jokowi-Amin sebanyak 20,0 persen memilih Erick atau lebih tinggi dibandingkan kandidat cawapres lain.
Begitu pula dengan basis pemilih Prabowo-Sandiaga yang memilih nama Erick sebanyak 17,5 persen, atau terbesar ketimbang kandidat cawapres lain.
Ini artinya, Erick menjadi pilihan solid mayoritas masyarakat yang memilih dua pasangan capres dan cawapres pada pemilu 2019 sebagai cawapres untuk Pilpres 2024.