Natalia berkata bahwa ia sempat meminta tolong kepada AG untuk memberikan alas untuk kepala David yang saat itu terbaring di jalan. Namun, AG disebut tidak melakukannya.
"Saya sebagai ibu pernah punya bayi minum susu aja saya kasih bantal. Saya berpikiran David akan nyaman kalau ada alas. Saya minta tolong anak AG untuk berikan pahanya sebagai bantal, tapi itu tidak dia lakukan," katanya.
Natalia dengan jelas menyebut bahwa Mario dan AG sama sekali tidak menolong David. Orang yang mengangkat David ke mobil untuk dibawa ke rumah sakit adalah satpam kompleks.
Mario Dandy dan AG malah terlihat bermesraan
Tak hanya sampai di situ, Natalia juga menyebut bahwa Mario dan anak AG setelah berada di kantor polisi juga tidak terlihat merasa bersalah. Mereka justru terlihat bermesraan.
Hal itu diketahui Natalia saat memberikan keterangan di Polsek Pesanggrahan dengan didampingi tim kuasa hukum David setelah kejadian penganiayaan.
Awalnya, ia melihat Mario bersama AG dan Shane sedang bersantai di salah satu ruangan di Polsek Pesanggrahan sambil bermain gitar. Mereka terlihat seakan tidak sedang menghadapi masalah apapun.
Apalagi saat itu Natalia juga menyaksikan Mario dan AG nampak bermesraan sambil menyender satu sama lain dan berpegangan tangan. Ia bahkan sampai mencontohkan apa yang dilihatnya malam itu.
"Ini saya Mario, ini (orang di sebelahnya) anak pelaku (AG), begini Yang Mulia, gelendotan. Ceweknya menggelendot ke Marionya," ceritanya.
Baca Juga: 3 Bantahan Mario Dandy terhadap Kesaksian Jonathan Latumahina di Persidangan
Natalia mengaku merasa emosi dan kecewa melihat hal tersebut.
Hakim lalu menanyakan mengenai respons polisi pada saat itu, apakah menghentikan para terdakwa bermain gitar atau bagaimana.
Natalia menjawab bahwa dirinya sempat mengatakan apa yang dilihatnya, dan bertanya kepada polisi yang melakukan BAP kepadanya. Namun saat itu respons sang penyidik diam saja. (Elga Windasari)