Jika Mario membantah kesaksian saksi kunci, Shane Lukas justru mengakui bahwa dirinya memang bermain gitar di Polsek Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Saat itu, dirinya bersama Mario dan AG berada di Polsek Pesanggrahan setelah peristiwa penganiayaan terhadap David Ozora.
Saat hakim bertanya kepada Shane apakah ada yang tidak benar dengan kesaksian tersebut, ia berkata, "Benar, Yang Mulia (dirinya bermain gitar), cuma ada yang perlu sedikit dijelaskan."
Menurutnya, ia mengaku saat itu pusing dan merasa bingung dengan kejadian penganiayaan itu. Saat itulah dirinya memutuskan untuk memainkan gitar yang ada di sana.
Baca Juga: 3 Bantahan Mario Dandy terhadap Kesaksian Jonathan Latumahina di Persidangan
Mendengar hal itu, majelis hakim mengatakan menyatakan bahwa Shane bisa menjelaskan peristiwa tersebut pada saat pemeriksaan terdakwa nanti.
Sebelumnya, Shane juga menyatakan keberatan disebut sebagai pelaku penganiayaan karena ia mengaku tidak ikut menganiaya David.
Sementara itu, Mario juga membantah beberapa kesaksian dari ayah David, Jonathan Latuhamina.
Ia menyebut dirinya tidak bermain gitar di Polsek Pesanggrahan, selnya di dalam penjara tidak mewah, dan tidak pernah menjanjikan kepada Shane dan AG bahwa kasus ini akan selesai karena dibantu oleh ayahnya, Rafael Alun Trisambodo. (Elga Windasari)