news

Digantikan Sang Anak Mengikuti Kapal Selam Titan, Ibu Korban Akui Dia lah yang Mengusulkan Wisata Itu

Rabu, 5 Juli 2023 | 07:41 WIB
Foto Shahzada Dawood dan Sulaeman. Christine Dawood mengatakan, semula dirinya ingin menemani sang suami menumpang kapal selam Titan, tapi belakangan digantikan sang anak. (twitter.com/sahar_adatia)

PejuangKantoran.com - Dua dari lima penumpang yang tewas saat kapal selam wisata Titanic, Titan, meledak dan tenggelam adalah ayah dan anak, Shahzada Dawood (58) dan Suleman (19).

Belakangan baru diketahui bahwa ternyata yang seharusnya melakukan perjalanan dengan kapal selam untuk melihat bangkai kapal Titanic itu adalah sang ibu, Christine Dawood.

Bahkan, sang ibu lah yang menemukan iklan OceanGate—perusahaan yang membuat kapal selam Titan—dan awalnya bermaksud melakukan perjalanan dengan suaminya.

Baca Juga: Cerita Pilu Istri dan Ibu Korban Kapal Selam Titanic, Sempat Foto Bareng Sebelum Berangkat

Namun, rencana perjalanan tertunda akibat pandemi. Saat akhirnya perjalanan sudah bisa dilakukan, Sulaeman yang sudah cukup umur ingin pergi menggantikannya.

Akhirnya, Christine mengalah dan memberikan tiket kapal selam seharga Rp3,7 miliar itu kepada anak laki-lakinya.

Diyakinkan bahwa kapal selam Titan sangat aman

Empat bulan sebelum penyelaman, tepatnya pada Februari 2023, kepala eksekutif OceanGate Stockton Rush dan istrinya Wendy, terbang dari Amerika Serikat untuk bertemu keluarga Dawood di London, Inggris.

Keluarga miliarder Pakistan-Inggris tersebut memang menetap dan tinggal di London, meskipun memiliki perusahaan besar di Pakistan.

Saat itu sudah banyak berita mengenai kekhawatiran tentang keamanan kapal selam Titan. Jadi Stockton Rush berupaya menemui Shahzada dan Christine untuk meyakinkan bahwa melakukan perjalanan ke bangkai kapal Titanic dengan kapal selam mininya sangat aman.

Bahkan, Christine mengatakan bahwa Stockton berusaha meyakinkan dirinya bahwa pergi ke kedalaman Atlantik dengan kapal selam Titan “lebih aman daripada menyeberang jalan”.

Saat bertemu di sebuah kafe dekat Waterloo, pencipta kapal selam itu juga menjelaskan tentang desain dan keamanan kapal selam tersebut.

Christine mengenang pembicaraan mereka, “(Dari) Sisi teknik itu, kami tidak tahu (detailnya). Maksud saya, (seperti) kamu duduk di pesawat tanpa mengetahui cara kerja mesinnya.”

Baca Juga: Selama Jadi Buronan, Si Kembar Penipu Rihana Rihani Berpindah-pindah ke Berbagai Lokasi Elit

Tertarik dengan Titanic sejak lama

Halaman:

Tags

Terkini