news

Cara Mencegah Jadi Korban Carding, Jenis Penipuan Online lewat Kartu Kredit

Jumat, 28 Juli 2023 | 16:54 WIB
Ilustrasi: Salah satu cara mencegah jadi korban carding adalah dengan tidak menggunakan WiFi umum saat bertransaksi online. (Instagram @Kemenkominfo)

PejuangKantoran.com - Jenis penipuan online memang bermacam-macam, salah satunya adalah carding. Modus ini mungkin tidak terlalu terkenal, tetapi tetap saja bisa membuat korbannya kehilangan uang dalam jumlah banyak.

Seperti baru-baru pada kasus uang nasabah Bank Mandiri raib. Uang dalam rekening nasabah tiba-tiba ditarik dalam bentuk dollar hingga belasan juta rupiah. Kabarnya, ia merupakan korban carding.

Jadi, apa itu carding?

Baca Juga: Uang Nasabah Bank Mandiri Raib hingga Belasan Juta, Disebut Kena Modus Carding. Apa Itu?

Carding adalah kejahatan siber atau cyber crime yang dilakukan dengan cara mencuri nomor kartu kredit dari situs legal maupun spammer, lalu dimanfaatkan untuk pembelian gift card prabayar.

Kartu hadiah tersebut kemudian dijual kembali dengan tujuan untuk mendapatkan uang.

Menurut Internet Fraud Complaint Centre (IFFC), pelaku carding yang biasa disebut carder ini, biasanya melakukan belanja online dengan menggunakan kartu kredit curiannya tersebut.

Bagaimana cara kerja carding?

Ada banyak cara yang dapat dilakukan carder untuk memperoleh nomor kartu kredit korban, misalnya dengan melakukan pembelian kartu curian di black market atau deep web.

Setelah mengantongi sejumlah informasi penting dari pemilik kartu, carder akan menguji nomor kartunya terlebih dahulu untuk melihat apakah kartu masih aktif atau tidak.

Biasanya, carder akan melakukan berbagai transaksi kecil pada situs e-commerce. Setelah berhasil dan tidak disadari oleh pemilik kartu, barulah mereka akan melakukan transaksi dalam jumlah cukup besar.

Cara carder menutupi jejak carding adalah dengan menggunakan kartu kredit untuk transaksi gift card prabayar untuk pembelian beberapa barang.

Misalnya saja, televisi, laptop, atau barang berharga lainnya yang dapat dengan mudah diperjualbelikan kembali.

Baca Juga: Ada Lagi, Penipuan di WhatsApp Menggunakan Fitur Voice Note. Benarkah Berbahaya?

Jenis-jenis carding

Halaman:

Tags

Terkini