news

Menurut Survei, Dewasa Muda Saat Ini Tak Terlalu Mendukung Pemimpin Perempuan. Mengapa?

Selasa, 15 Agustus 2023 | 09:09 WIB
Ilustrasi: Generasi muda saat ini memiliki pandangan yang kurang progresif tentang perempuan dalam peran kepemimpinan. (Freepik/Lifestyle Memory)

Hasil survei juga mengungkapkan kesenjangan generasi yang mengejutkan.

Di Amerika dan sebagian besar negara yang disurvei, orang muda usia 18 – 34 tahun memiliki pandangan yang paling tidak progresif terhadap gender dan kepemimpinan.

Dibandingkan dengan orang yang lebih tua, generasi yang lebih muda cenderung tidak berpikir bahwa laki-laki dan perempuan sama-sama cocok untuk posisi kepemimpinan.

Michelle Harrison, CEO global Kantar Public, mengatakan data tersebut tidak menjelaskan penyebab perbedaan generasi atau penurunan persepsi pemimpin perempuan. Namun, ia berspekulasi hal tersebut bisa terkait dengan situasi ekonomi saat ini.

"Selama masa kesulitan ekonomi, orang cenderung mundur ke tempat yang lebih aman. Hal itu membuat peran tradisional kembali, seperti menempatkan laki-laki dalam posisi berkuasa, yang dapat membuat orang merasa lebih aman,” katanya.

Stereotip sangat berpengaruh dalam menilai kepemimpinan perempuan

Psikolog mengatakan bahwa orang lebih cenderung menerapkan stereotip ketika ditanya tentang pemimpin perempuan secara umum, seperti yang terjadi dalam penelitian ini.

Namun, ketika ditanya tentang pemimpin perempuan yang dikenal, jauh lebih kecil kemungkinannya mereka menggunakan stereotip untuk menilai.

Baca Juga: Bahkan Zoom Meminta Karyawan untuk Kembali Bekerja di Kantor, Setidaknya 2 Kali Seminggu

Ini karena semakin banyak yang kita tahu tentang seseorang, semakin kecil kemungkinan untuk membuat stereotip tentang orang tersebut.

Namun, tetap saja stereotip tentang pemimpin perempuan membebani pikiran calon pemilih dan karyawan di seluruh dunia.

Bias ini tidak diragukan lagi akan memengaruhi pemilihan, keputusan perekrutan, ketidaksetaraan gaji, promosi, dan agresi mikro sehari-hari.

Penduduk Islandia tidak terpengaruh dengan stereotip

Di antara negara-negara G7 yang bisa mengangkat pemimpin perempuan, ada satu negara kecil yang bisa menjadi panutan hebat. Mereka menunjukkan bahwa pencapaian kesetaraan gender sangat mungkin terjadi.

Penduduk di Islandia menunjukkan kesetaraan gender yang jauh lebih tinggi daripada negara lain mana pun yang disurvei.

Halaman:

Tags

Terkini