Dalam hal kesetaraan gender, Islandia melakukan banyak hal dengan benar. Ini adalah negara pertama di dunia yang secara langsung memilih presiden perempuan, dan pada 2018 menjadi negara pertama yang menegakkan upah yang setara.
Pemerintahnya juga mendukung orangtua yang memudahkan perempuan untuk kembali bekerja setelah memiliki anak.
Harrison mengatakan hal ini dapat terjadi karena upaya tanpa henti orang Islandia untuk menantang norma sosial.
Bahkan, di Islandia sendiri ini adalah sesuatu yang belum selesai dan merupakan kerja keras yang terus-menerus.
Baca Juga: Erick Thohir Bangga 6 Perusahaan BUMN Masuk Daftar 10 Perusahaan Terbesar Indonesia
Untuk negara-negara yang ingin mengurangi bias gender, Harrison percaya bahwa solusinya bukan hanya tentang membantu perempuan muda. Namun juga memastikan bahwa anak laki-laki memiliki kesempatan yang cukup.
"Kita juga harus menjaga anak laki-laki sehingga mereka bisa tumbuh menjadi laki-laki yang tidak merasa terancam.
"Jika kita tidak melakukannya dengan benar, tidak ada harapan untuk kesetaraan gender dalam masyarakat," katanya. (Elga Windasari)