news

Indonesia Masuk Daftar 10 Besar Negara Penyumbang Emisi Karbon Dioksida Terbesar di Dunia

Selasa, 29 Agustus 2023 | 18:58 WIB
Ilustrasi: Indonesia menjadi salah satu dari 10 negara penyumbang emisi karbon dioksida terbesar di dunia. (Freepik/Wirestock)

PejuangKantoran.com - Dengan semakin parahnya polusi udara di Jakarta beberapa waktu belakangan ini, tidak heran jika Indonesia menjadi salah satu dari 10 negara penyumbang emisi karbon dioksida terbesar di dunia.

Menurut data terbaru dari World Statistics, Indonesia muncul sebagai salah satu pemain utama dalam peta kontribusi emisi karbon dioksida (CO₂) dunia.

Seperti kamu ketahui, CO₂ bisa berbahaya bagi manusia. Paparan CO₂ dalam jumlah tinggi bisa berakibat buruk bagi kesehatan karena menyebabkan hiperkapnia atau keracunan karbon dioksida.

Baca Juga: Ternyata, Pembangkit Listrik Tenaga Uap Menyumbang 34% Sumber Polusi Udara di Jakarta

Tanda-tanda keracunan karbon dioksida antara lain mual, muntah, pusing, pernapasan meningkat, dan detak jantung meningkat.

Indonesia ada di urutan ke-9

Dalam daftar 10 negara penyumbang emosi karbon dioksida, Indonesia memang “hanya” berada di urutan ke-9. Kita tidak memiliki persentase sebesar negara lain yang berada di posisi atas, seperti China, Amerika Serikat, dan India.

Berikut adalah daftar negara penyumbang emisi karbon dioksida terbesar:

China: 30.90%
Amerika Serikat: 13.50%
India: 7.30%
Rusia: 4.70%
Jepang: 2.90%
Iran: 2.00%
Jerman: 1.80%
Arab Saudi: 1.80%
Indonesia: 1.70%
Korea Selatan: 1.70%

Meski berada di urutan ke-9, tetapi bukan berarti kontribusi Indonesia dalam menyumbang CO₂ untuk dunia bisa dianggap sepele, ya.

Baca Juga: Polusi Udara di Mana-mana, Andrea Dian dan Jennifer Bachdim Pilih 'Adaptasi' Olahraga

Jakarta jadi kota paling berpolusi di Indonesia

Ibu kota Indonesia, DKI Jakarta, yang memiliki populasi lebih dari 10 juta jiwa, mencatat tingkat polusi udara yang tidak sehat hampir setiap hari, menurut IQAir.

Warga Jakarta telah lama mengeluhkan udara beracun yang dihasilkan dari lalu lintas yang kronis, asap industri, dan pembangkit listrik tenaga uap —yang baru saja diakui oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LKH) Siti Nurbaya.

Bahkan, beberapa warga Jakarta pernah mengajukan dan memenangkan gugatan perdata pada 2021 yang menuntut pemerintah mengambil tindakan untuk mengendalikan polusi udara.

Halaman:

Tags

Terkini