Beberapa hasil efisiensi energi yang sejalan dengan konservasi sumber daya atas inisiatif Danone adalah:
Baca Juga: Tanpa Mengeluh, Putri Mary dari Denmark Berkorban Segalanya Saat Menikahi Keluarga Kerajaan
• AQUA Mambal memperkuat kembali sistem Subak di Bali sebagai kearifan lokal dengan penerapan pertanian regeneratif yang ramah lingkungan. Saat ini pertanian sehat dipraktekkan oleh 135 petani di lahan seluas 34,18 ha mengikuti SOP pertanian sehat.
Pendekatan tersebut telah berhasil menghemat air 54% dan menurunkan pemakaian pupuk kimiawi 65%. Pengurus Subak memiliki perarem (peraturan adat) berkaitan penerapan pertanian sehat di kawasan Subak Mambal. Kelompok tani dan Subak Mambal bersama pemerintahan desa sedang menyusun PerDes Penerapan Pertanian sehat lebih luas.
• Petani berkolaborasi dengan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Samtaku Jimbaran untuk memanfaatkan Kompos untuk pertanian. Tercatat pembuatan pupuk organik telah menghasilkan 30 ton dan telah diserap untuk pertanian.
Aktivitas bertani menjadi menarik sehingga mampu membangkitkan minat anak muda untuk menjadi petani. Sebanyak 12 pemuda dari Subak Mambal kini menekuni pertanian regeneratif, dan mampu menjadi narasumber untuk berbagi praktik baik ini ke wilayah sekitar.
• Dari sisi energi, PLTS Atap di pabrik Mambal diresmikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan, September lalu.
PLTS terbesar ini diinisiasi oleh industri di Bali. Dengan kapasitas sistem sebesar 704 KWP, PLTS Asap mampu menghasilkan listrik sebesar 1050 MWH per tahun dan dapat mengurangi sebesar 882 Ton CO2 per tahun.
“Danone berkomitmen turut memitigasi perubahan iklim dengan ambisi penggunaan energi listrik terbarukan hingga 100% pada tahun 2030, dan mencapai karbon netral pada tahun 2050,” pungkas Rizki.