PejuangKantoran.com - Holding BUMN Farmasi dengan Bio Farma sebagai induk Holding beranggotakan Kimia Farma, Indofarma dan Inuki merayakan hari jadi ke-3.
Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin manyampaikan rasa bangga terhadap transformasi Holding BUMN Farmasi.
“Dalam 3 tahun ini, saya melihat pencapaian Holding BUMN Farmasi semakin meningkat dan tentunya hal tersebut merupakan sebuah kebanggaran. Namun saya men-challenge Bio Farma agar profitnya bisa selalu ditingkatkan, terus melakukan inovasi dalam menciptakan produk – produk baru yang dibutuhkan masyarakat” ungkap Budi Gunadi Sadikin.
Bio Farma juga mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak termasuk oleh Wakil Menteri I BUMN, Pahala Nugraha Mansury yang mewakili Menteri BUMN RI. Perusahaan ini dianggap menjadi pendorong utama dalam penyediaan vaksin, dan penyediaan obat serta penyediaan layanan fasilitas adalah BUMN Farmasi bersama dengan Holding Rumah sakit.
Baca Juga: Biaya Apa Saja yang Dihemat Jika Kamu Nikah di KUA Saja (Pssst… Bisa buat Cicilan Rumah!)
“Kita berharap dengan apa yang kita lewati kurang lebih 3 tahun terutama kita bisa melewati pandemi dengan sebuah prestasi yang baik, membantu Indonesia untuk bisa menghadapi pandemi tersebut. Kita harapkan kedepannya BUMN Farmasi bisa lebih dari pada itu, tentunya tidak lepas dari framework, prioritas pengembangan BUMN ke depan”. ungkap Pahala.
Di tengah perhelatan HUT Holding BUMN Farmasi dilakukan peluncuran logo Biofarma Group. Peresmian logo Biofarma Group dilandasi Surat yang dikeluarkan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negera Republik Indonesia pada 11 November 2022 No: s-735/MBU/11/2022.
Logo Biofarma Group memiliki makna Biofarma Group senantiasa bertransformasi menjadi perusahaan yang selalu terdepan dalam bidang farmasi, dengan inovasi dan teknologi menjadi sebuah holding company yang kredibel dan terpercaya.
Sebagai perusahaan farmasi yang senantiasa bergerak untuk berkolaborasi dan melakukan improvement, sehingga menjadi penyedia layanan kesehatan yang memiliki sebuah End to End Global Healthcare Ecosystem bagi seluruh lapisan masyarakat. Holding Farmasi juga dapat begerak, berkolaborasi, bersinergi dan adaptif terhadap berbagai perubahan yang ada sebagai naungan dan sumber kesehatan masyarakat Indonesia dari seluruh lapisan.
Masih dalam rangkaian HUT Holding BUMN Farmasi, Bio Farma meluncurkan dua produk terbarunya yaitu Serviscan dan Medbiz. CerviScan merupakan deteksi dini kanker serviks dengan menggunakan metode pengambilan urine yang kemudian diperiksa di laboratorium menggunakan alat PCR.
Baca Juga: Promedia Gelar Seminar Transformasi Jurnalis Jadi Pengusaha Media Digital
Staf Ahli Direktur Utama Bidang Hubungan Kelembagaan Bio Farma, Sri Harsi Teteki menyampaikan bahwa Bio Farma memiliki komitmen untuk terus melakukan riset agar dapat membangun ketahanan kesehatan masyarakat.
"Bio Farma melakukan riset yang cukup lama dan pada akhirnya memberikan satu solusi yang berawal dari keresahan para perempuan dalam melakukan deteksi dini kanker serviks, CerviScan hadir memberikan solusi yaitu berupa kemudahan, kenyamanan, tapi tetap memiliki ketepatan untuk mendeteksi dini kanker serviks" ungkap Sri Harsi Teteki.
"Usia kita semakin bertambah, tapi kita harus tetap dalam kondisi yang sehat dan produktif, itulah alasan kenapa Bio Farma selalu berkomitmen melakukan riset-riset di bidang bioteknologi, agar memudahkan Indonesia tegak sendiri untuk ketahanan Kesehatan. Launching CerviScan ini bertepatan dengan Bulan Kesadaran Kanker Serviks yang jatuh di Januari, perempuan Indonesia harus lebih peduli untuk menjaga kesehatan diri” tambah Sri Harsi Teteki.