Awas Carpal Tunnel Syndrome, Jari Keram dan Nyeri Karena Keseringan Ngetik di Laptop dan Main Hp

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Selasa, 31 Januari 2023 | 11:00 WIB
 Seharian bekerja mengetik di laptop seringkali membuat jari-jari kamu jadi keram atau bahkan nyeri. Jangan dibiarkan begitu saja.  (pexels)
Seharian bekerja mengetik di laptop seringkali membuat jari-jari kamu jadi keram atau bahkan nyeri. Jangan dibiarkan begitu saja. (pexels)

PejuangKantoran.com - Seharian bekerja mengetik di laptop seringkali membuat jari-jari kamu jadi keram atau bahkan nyeri. Jangan dibiarkan begitu saja. 

Kalau mungkin tak terlalu banyak mengetik, bisa jadi ini terjadi karena keseringan main ponsel. Jika kamu termasuk orang yang sangat memperhatikan perkembangan teknologi, tiba-tiba tangan menjadi lebih aktif. Pikirkan pengetikan konstan di laptop atau perpesanan di telepon.

Mungkin kamu anggap kalau rasa nyeri ini adalah hal biasa yang bakal hilang keesokan hari. 

Baca Juga: Gaji Fantastis Song Hye Kyo di The Glory: Dibayar Per Episode!

Tapi jangan salah, bisa jadi jari nyeri setelah kelamaan mengetik ini bisa jadi masalah carpal tunnel syndrome.

“Sindrom terowongan karpal lebih sering terjadi pada orang yang menggunakan sistem komputer dan keyboard secara berlebihan,” kata Dr PR Krishnan, konsultan ahli saraf di Rumah Sakit Fortis, Bangalore.

Apa itu carpal tunnel syndrome? 

Ini adalah kondisi yang menyebabkan nyeri hebat, mati rasa, dan kesemutan di lengan.

“Kondisi ini terjadi ketika saraf median tertekan saat berjalan melintasi pergelangan tangan. Beberapa gejala yang harus diwaspadai adalah mati rasa dan kesemutan pada jari, kelemahan pada pergelangan tangan, kadang-kadang syok seperti perasaan yang menjalar melalui jari Anda,” kata Dr Krishnan.

Baca Juga: House of TikTokers Resmi Dibuka di BSD City untuk Membantu Promosi UMKM Secara Digital

Gejala lainnya termasuk: kelemahan tangan, yaitu setiap kali Anda mencoba mengangkat sesuatu, Anda akhirnya menjatuhkannya dan rasa sakit yang menjalar dari lengan ke bahu.

Penting untuk diperhatikan bahwa carpal tunnel mungkin tidak secara langsung disebabkan oleh aktivitas berulang seperti memainkan alat musik, berolahraga, atau mengetik. 

Tetapi aktivitas ini dapat menyebabkan tendinitis di tangan, yang dapat mempersempit terowongan karpal dan menimbulkan gejala.

Hal yang harus dilakukan untuk menghindari kondisi ini?

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Hindustan Times

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X