Yang Harus Dihindari Saat Terasa Guncangan Gempa di Kantor

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Senin, 21 November 2022 | 21:13 WIB
Hindari menggunakan lift atau eskalator saat gempa terjadi. (Pexels/Tyler Wang)
Hindari menggunakan lift atau eskalator saat gempa terjadi. (Pexels/Tyler Wang)

PejuangKantoran.com - Karyawan di gedung-gedung perkantoran mendadak berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri setelah gempa berkekuatan 5,6 skala ritcher terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022), pukul 13.21.10. Gempa yang berpusat di 10 Km Barat Daya, Cianjur, ini getarannya memang terasa sampai di Jakarta dan sekitarnya. Apa yang harus dilakukan begitu terasa guncangan gempa, atau apa yang harus dihindari saat terjadi gempa? 

Di mana pun kamu berada saat gempa terjadi, segera berlindung. Jika memungkinkan, pindahlah beberapa langkah ke tempat aman terdekat. Tetaplah di sana sampai guncangan berhenti. Haruskah kita semua langsung turun dari lantai atas gedung kantor? Perhatikan apa yang harus dihindari saat terjadi gempa. 

Baca Juga: Ini Penyebab Celaka yang Biasanya Terjadi Saat Gempa

Yang harus dihindari saat terjadi gempa:
• Pintu. Pintu dapat terbanting menutup dan menyebabkan cedera.
• Jendela, rak buku, furnitur tinggi, dan perlengkapan lampu. Kamu bisa terluka oleh pecahan kaca atau benda berat.
• Lift. Jika kamu berada di lift saat terjadi gempa, tekan tombol untuk setiap lantai dan keluarlah secepat mungkin.
• Kabel listrik tumbang. Jaga jarak setidaknya 10 meter untuk menghindari cedera.

Yang harus dihindari setelah gempa bumi berlalu:
1. Menggunakan tangga berjalan atau lift untuk keluardari gedung kantor. Gunakan tangga biasa. Periksa apa ada yang terluka, lalu mintalah pertolongan apabila kamu atau orang di sekitar mengalami luka parah.

2. Keluar dari ruangan tanpa memeriksa lingkungan sekitar. Siapa tahu terjadi kebakaran, kebocoran gas, hubungan arus pendek listrik, aliran dan pipa air, serta hal-hal yang membahayakan lainnya.

3. Memasuki bangunan yang sudah terkena gempa, karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.

4. Mondar-mandir di daerah sekitar gempa, karena masih ada kemungkinan terjadi gempa susulan.

5. Langsung percaya dengan isu atau berita yang tidak jelas sumbernya. Lebih baik dengarkan informasi mengenai gempa bumi dari pengumuman resmi tim Keselamatan dan Kesehatan Kerja, untuk mengetahui arahan mengenai evakuasi atau kemungkinan terjadi gempa susulan. 

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Sukuk Tabungan Dibanding SBN Ritel Lainnya

Sebaliknya, ini yang harus dilakukan saat terjadi gempa:

Jika berada di dalam ruangan
Segera berlutut atau jongkok di bawah furnitur berat seperti meja, tempat tidur, atau furnitur padat lainnya. Tutupi kepala dan badan agar tidak tertimpa benda jatuh atau reruntuhan bangunan. Cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan goncangan, menjauh dari jendela, atau lari ke luar jika masih bisa dilakukan.

Atau, tetap bertahan di dalam. Pegangi objek di mana kamu berlindung di bawahnya, tetapi bersiaplah untuk bergerak begitu guncangan selesai. Kalau kamu tidak bisa berada di bawah sesuatu yang kuat, atau jika kamu berada di lorong, menempel atau berjongkoklah di dinding sambil melindungi kepala dan leher dengan tangan.

Kalau kamu menggunakan kursi roda, kunci roda dan lindungi bagian belakang kepala dan lehermu.

Baca Juga: 5 Cara Unik Pejuang Kantoran Demi Bisa Begadang Nonton Bola

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: BMKG, GetPrepared

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X