PejuangKantoran.com - Meskipun bekerja dari rumah dulunya hanya menjadi pilihan bagi sebagian kecil pekerja, hal itu berubah setelah terjadi gelombang pandemi COVID-19.
Para pemberi kerja mau tak mau mengizinkan karyawan work from home (WFH) karena alasan kesehatan, keselamatan, dan adanya peraturan dari pemerintah.
Setelah kasus Covid melandai dan pekerja diharuskan untuk kembali ke kantor, ternyata semakin banyak orang yang lebih menginginkan WFH. WFH bisa menghemat waktu perjalanan, dan ini sudah dibuktikan oleh riset.
Baca Juga: Ramai Petisi Kembalikan WFH, Kebijakan Sistem Hybrid Kurang Membantu?
Salah satunya, WFH bisa menghemat rata-rata 72 menit waktu perjalanan ke kantor dalam sehari. Waktu yang dihemat ini mereka gunakan untuk pekerjaan, rekreasi, atau pengasuhan anak, seperti mengantar anak ke sekolah.
Angka ini berasal dari studi yang belum lama ini dirilis oleh National Bureau of Economic Research. Riset ini juga menemukan beberapa variasi yang cukup signifikan dalam jumlah waktu yang dihemat dari negara-demi-negara.
AS berada di urutan paling bawah, dengan waktu yang dihemat rata-rata 55 menit per hari, mirip dengan Polandia, di mana pekerja menghemat sekitar 54 menit. Sedangkan pekerja di Serbia melakukan penghematan terkecil: 51 menit.
Baca Juga: Survei: 39 Persen Karyawan Bercinta di Jam Kerja Saat WFH!
Kemudian Belanda mampu menghemat sekitar 77 menit per hari, Rusia (73 menit), dan Austria (71). Sementara itu, penghemat waktu terbesar termasuk Cina, dengan 102 menit per hari, Jepang (100), dan India (99).
Survei tersebut juga menguraikan bagaimana orang menggunakan waktu ekstra itu. Paling sering, yaitu 40% responden, melakukan lebih banyak pekerjaan -baik untuk pekerjaan utama mereka atau pekerjaan sampingan.
Malaysia, Singapura, dan Taiwan cenderung menggunakan selisih waktu tersebut untuk bekerja, masing-masing mencurahkan 53% waktu luangnya untuk bekerja lebih banyak. AS masih agak tinggi, yaitu 42%, tetapi tergolong cukup rendah dari ketiga negara Asia ini.
Riset ini diinisiasi oleh tim ekonom dari Eropa, Meksiko, dan AS —termasuk Nicholas Bloom dari Universitas Stanford. Mereka menghitung waktu perjalanan harian berdasarkan survei pekerja di 27 negara dalam dua tahun terakhir.
Baca Juga: Sri Mulyani Kaget Anak Muda Lebih Suka Kerja dari Rumah, Ini 7 Keuntungan WFH?
Saat memperhitungkan mereka yang tidak pernah bekerja dari rumah dalam jangka waktu tersebut, para ekonom memperkirakan bahwa WFH bisa menghemat sekitar dua jam waktu perjalanan setiap karyawan, per minggu.
“Para komuter sangat tidak menyukai waktu perjalanan yang tidak dapat diprediksi, dan pengemudi mobil sangat tidak menyukai kondisi jalan yang macet,” kata para ekonom.
Artikel Terkait
Gaji Fantastis Song Hye Kyo di The Glory: Segini Bayaran Per Episode!
Song Joong ki Menikahi Katy Louise Tinggal di Rumah Mewah 20 Miliar KRW, Berapa Sih Gaji SJK Per Episode?
Awas Carpal Tunnel Syndrome, Jari Keram dan Nyeri Karena Keseringan Ngetik di Laptop dan Main Hp
Cara Melamar Pekerjaan Kalau Usiamu di Atas 40, Agar Tidak Dianggap Overqualified dan Gajinya Ketinggian
Lowongan Kerja: Head of Content Strategy (Sharia) di PT Prudential Life Assurance
Syuting Serial 96 Jam di Hutan Pangandaran, Maudy Effrosina Jadi Dekat dengan Dua Pemain Ini