Anak-anak Terbaring di Reruntuhan di Sisi Jenazah Orangtua Mereka Selama Berhari-hari di Turki

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Rabu, 15 Februari 2023 | 17:10 WIB
Ilustrasi: Anak-anak terpaksa terbaring di reruntuhan, di sisi jenazah orangtua mereka usai gempa di Turki. (Freepik)
Ilustrasi: Anak-anak terpaksa terbaring di reruntuhan, di sisi jenazah orangtua mereka usai gempa di Turki. (Freepik)

Ia merasa bersyukur karena penggalangan donasi yang ia lakukan mendapat tanggapan yang luar biasa. Restorannya bahkan harus berhenti menerima pakaian dan popok sampai saat ini.

Menurutnya, generator, obor, pemanas, dan powerbank masih dibutuhkan di Turki. Dia mengatakan jika orang-orang ingin menyumbangkan barang-barang tersebut, maka dia akan dapat mengarahkan mereka ke jalur yang benar.

Baca Juga: Yang Harus Dihindari Saat Terasa Guncangan Gempa di Kantor

Dia menambahkan, “Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua orang yang telah menyumbang. Itu sangat berarti bagi kami.”

Gempa berkekuatan magnitudo 7,8 merusak melanda Turki selatan dan tengah, serta Suriah utara dan barat. Gempa terjadi pada 34 km (21 mil) barat kota Gaziantep pada pukul 04.17.

Sembilan jam kemudian, terjadi gempa magnitudo 7,7 yang berpusat 95 km (59 mil) ke arah utara-timur laut di Provinsi Kahramanmaraş. Hingga saat ini, korban gempa Turki dan Suriah telah mencapai lebih dari 41.000 orang.

Gempa itu juga dirasakan oleh 13 juta warga di 10 provinsi di Turki. Di Suriah, korban tewas mencapai 3.688 orang, dan korban luka-luka sebanyak 14.749 orang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Watford Observer

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X