Awas Modus Penipuan Makin Banyak, Ini Lima Ancaman Keamanan Transaksi Digital yang Sering Terjadi

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Rabu, 13 Desember 2023 | 09:47 WIB
Ilustrasi Tips Transaksi Online Tanpa Risiko Penipuan (Freepik.com/ pch.vector)
Ilustrasi Tips Transaksi Online Tanpa Risiko Penipuan (Freepik.com/ pch.vector)

Baca Juga: Tawaran PHK Karyawan Nestlé Katanya Sudah Diterima, Kenapa Masih Ada Aksi Demonstrasi?

Oleh karena itu, BSSN telah menganjurkan untuk meningkatkan teknologi keamanan di sektor keuangan demi mencegah kerugian yang semakin besar.

Berikut lima ancaman keamanan transaksi digital yang perlu menjadi perhatian oleh pelaku bisnis dan operator seluler:

● Artificially Inflated Traffic: Penipuan dengan merekayasa traffic menggunakan bot ke sebuah situs yang dapat meningkatkan biaya iklan dan menguntungkan penipu. 

● Flubot: Modus pengiriman tautan yang mengarahkan pengguna ke situs palsu untuk mengunduh aplikasi atau software update yang khususnya dapat mengancam ponsel Android dengan malware

● Smishing: Phishing melalui SMS, atau smishing adalah di mana penipu menargetkan konsumen untuk memberikan data sensitifnya untuk disalahgunakan. Berdasarkan data RoboKiller, modus penipuan ini telah merugikan lebih dari US$10 miliar (setara dengan Rp153 miliar).

Baca Juga: Cara Ikut Lelang Barang Gratifikasi KPK, Cek Caranya di Sini! Ada Tas Burberry, PS, Sampai Album Blackpink dan BTS!

● Grey Routes: Jaringan ilegal yang menerobos sistem protokoler operator seluler dan dapat digunakan oleh pengguna, namun berpotensi merugikan pendapatan operator seluler dan mengancam keamanan dan privasi pengguna

● Spam: Pengiriman pesan yang tidak penting dan mengganggu pengguna

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Infobip

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X