Prosedur pengajuan klaim asuransi pengembalian barang membutuhkan bukti yang jelas. Oleh karena itu, pastikan selalu melakukan video unboxing untuk antisipasi hal semacam ini.
Mengurangi risiko barang rusak
Apabila ada kerusakan atas barang yang kamu beli secara online saat menerima paket belanjaannya, maka ada asuransi yang akan menanggung kerugian konsumen atas hal ini. Karena itu, sebaiknya kamu mengaktifkan asuransi barang.
Bahkan, ada asuransi proteksi barang yang juga bisa memberikan perlindungan atas kerusakan akibat kelalaian dalam penggunaan barang yang dibeli. Sebagai catatan, klaim asuransi semacam ini berlaku selama masa proteksi masih aktif.
Baca Juga: Pahami Soal Perlindungan dan Hak Konsumen supaya Belanja Online Kamu Aman dan Nyaman
Waktu yang tepat pakai asuransi barang?
Sebenarnya, semua barang yang kamu beli di marketplace boleh mengaktifkan asuransinya. Namun, asuransi barang sangat disarankan untuk digunakan saat membeli alat-alat elektronik. Misal, smartphone, laptop, tablet, TV, dan sebagainya.
Asuransi barang akan memberikan perlindungan apabila terjadi kerusakan pada alat elektronik yang dibeli, bahkan apabila kerusakan karena cacat produk. Jika kasusnya demikian, maka asuransi barang akan memberikan gantinya dengan produk baru yang sama.
Jadi, jangan lupa aktifkan asuransi proteksi barang saat belanja online, ya!
***
Artikel Terkait
Manfaat Kartu Kredit sebagai Pembayaran Bisnis Secara Digital, Praktis dan Mudah Dipantau!
Plus Minus Punya Lebih dari Satu Kartu Kredit, Biar Nggak Malah Lupa Bayar dan Kebelit Utang
Cara Mencegah Jadi Korban Carding, Jenis Penipuan Online lewat Kartu Kredit
Asuransi Syariah Bukan Hanya untuk Umat Islam
Mengenal Aktuaris, Profesi Bergengsi yang Sangat Dibutuhkan di Perusahaan Asuransi dan Perbankan
Wajib Tahu: Apa Sih Beda Asuransi Kesehatan Tradisional dan Asuransi Kesehatan Unit Link?