7 Langkah Praktis Mengurangi Pengeluaranmu Setiap Bulan Agar Hidupmu Lebih Tenang

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Rabu, 8 Januari 2025 | 15:12 WIB
Kelola pengeluaranmu dengan baik supaya baik juga kehidupanmu. (Freepik)
Kelola pengeluaranmu dengan baik supaya baik juga kehidupanmu. (Freepik)

 

  1. Manfaatkan sebaik-baiknya "biaya bulanan"

Pengeluaran bulanan yang rutin bisa bertambah. Ada pengeluaran bulanan rutin yang mungkin bisa kamu kurangi atau bahkan hapus, karena bisa jadi pengeluaran tersebut tidak penting atau bukan prioritas.

Misal, mengubah langganan Saluran TV Berbayar menjadi hanya belangganan bandwidth internet saja. Ini karena toh kamu dan keluarga juga sudah jarang menonton saluran TV yang ada dalam daftar paket, lebih memilih nonton hiburan pay per view.

Buat daftar dan putuskan apakah ada yang ingin kamu kurangi anggarannya atau bahkan kamu hapus sama sekali. Dan yang juga penting, cek lagi pengeluaran per bulan yang melakukan pembayaran otomatis (auto debet). Jika memang tidak perlu, bisa kamu batalkan.

 Baca Juga: Prioritas Pengeluaran Milenial dan Gen Z Sekarang Bukan Lagi untuk Healing atau Belanja Barang Branded

  1. Hilangkan pembelian impulsif

Pernahkah kamu tiba-tiba membeli barang diskonan di marketplace, padahal bukan barang itu target belanjamu? Ini adalah impulse buying, pengeluaran yang tidak direncanakan dan sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan.

Pengeluaran seperti ini berpotensi mengacaukan keuanganmu. Perhatikan apa yang paling memicumu melakukan impulse buying. Apakah email yang menawarkan diskon 50% dari toko pakaian favoritmu atau aksesoris imut dan lucu yang kamu suka?

Ketika keinginan untuk impulse buying itu muncul, cobalah kembalilah ke daftar kepentingan dan prioritasmu.

 

  1. Perhatikan dan kelola bunga cicilan

Jika kamu memiliki cicilan rumah atau kendaraan, seperti kamu tahu bunga adalah bagian besar dari pembayaran bulananmu.

Jika keuangan kamu menjadi terbatas (entah karena penghasilan yang berkurang atau ada pengeluarahn tambahan penting yang muncul), ajukan pembiayaan ulang ke lembaga keuangan di mana kamu punya tanggungan.

Jika pengajuan kamu berhasil, hal ini dapat membantu menurunkan pengeluaran rutinmu karena ada perubahan dalam pembayaran bunga.

Atau, jika pendapatanmu tidak berubah, pertimbangkan untuk melakukan pembayaran pokok tambahan atau dua kali.

Ambil anggaran untuk ini dari  pengeluaran lain yang bisa ditunda. Langkah ini bisa membantu kamu membangun ekuitas, memperpendek jangka waktu pinjaman, dan meminimalkan bunga yang dibayarkan.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: truist.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X