Ada asumsi yang menyesatkan yang mengatakan bahwa investasi bekerja dengan cara yang sama seperti perjudian. Asumsinya, semuanya tentang keberuntungan dan spekulasi.
Keberuntungan adalah hal yang selalu ada dalam kehidupan. Walaupun keberuntungan bisa berperan, akan tetapi itu jelas bukan kekuatan pendorong di balik investasi yang sukses.
Faktanya, investasi itu melibatkan penelitian menyeluruh, analisis, dan pengambilan keputusan yang tepat berdasarkan fakta dan data. Investor yang sukses mengembangkan strategi, mendiversifikasi portofolio mereka, dan mengelola risiko secara efektif.
Langkah-langkah ini yang dapat meminimalkan rasa kuatir terhadap risiko.
Baca Juga: Gen Z Mulai Sadar Investasi, Simak Tips Cerdas Investasi Properti Berikut Ini
Mitos investasi #5: Semuanya tentang waktu
Timing is the key. Waktu yang tepat (untuk berinvestasi) adalah kunci. Maksud dari mitos yang banyak beredar tentang invetasi ini adalah jika kamu ingin mendapatkan keuntungan yang baik dari investasimu, kamu harus membeli saham saat harganya rendah dan menjualnya saat harganya tinggi.
Namun, dapatkah seseorang benar-benar memprediksi waktu yang tepat? Jawabannya adalah tidak, tidak mungkin untuk bisa mengetahui apa yang akan terjadi di masa depan.
Sayangnya, pada kenyataannya, memprediksi hasil secara praktis tidak mungkin. Ujung-ujungnya, strategi ini hanya mengarah pada peluang yang hilang atau pengambilan keputusan yang buruk.
Mitos investasi #6: Kamu harus memantau investasi setiap hari
Kamu tidak perlu terus-menerus memantau dan melakukan perdagangan secara berkala. Tetap mendapatkan informasi secara rutin tentang investasimu memang penting.
Akan tetapi, investasi ini bukan tentang mencoba mengatur waktu pasar, tetapi berfokus pada strategi investasi yang berkualitas dan jangka panjang.
Artikel Terkait
Dari 4 Orang Generasi Z atau Gen Z Pekerja, Hanya 1 Orang yang Pertimbangkan Menabung
Syarat Investasi SBR013 yang Perlu Kamu Pahami sebelum Buru-buru Melakukan Pemesanan
Rekomendasi Investasi Jangka Panjang Buat Pejuang Kantoran yang Mau Nabung!
Gen Z Menabung dengan Cara Soft Saving, Apa Sih Itu? Yuk Kenali Plus Minusnya
Investasi Dengan Barang Koleksi Lakukan Dengan Hati-Hati. Ikuti Saran-Saran Berikut Ini!
Rumah Kosong di Jepang Dijual Seharga Rp150 Jutaan Saja, tapi Mengapa Bukan Investasi Bagus?
Sebelum Menentukan Mana yang Akan Kamu Pilih, Pahami Perbedaan Menabung dan Berinvestasi