4 Alasan Orang Susah Menabung untuk Dana Darurat, Bukan Melulu karena Pendapatan yang Rendah

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Kamis, 16 Januari 2025 | 22:11 WIB
Ilustrasi: Banyak penyebab mengapa orang sulit menyisihkan uang untuk dana darurat. (Freepik)
Ilustrasi: Banyak penyebab mengapa orang sulit menyisihkan uang untuk dana darurat. (Freepik)

3. Memiliki utang dengan bunga tinggi

Utang berbunga tinggi sangat menyakitkan. Setiap uang dalam tabungan dana darurat terasa seperti uang yang tidak digunakan untuk mengurangi utang,” jelas Shahnazari.

Ia menyarankan untuk memulai dengan nominal kecil per minggu dalam tabungan otomatis sambil tetap membayar utang berbunga tinggi yang dimiliki.

Shahnazari berpendapat, “Pendekatan yang seimbang ini akan membantu menghindari 70% penggunaan kartu kredit darurat,” jelasnya.

Baca Juga: Diperkuat Yudi Datau sebagai DoP, bakal Seseram Apa Film Bayang-Bayang Anak Jahanam?

4. Langganan yang menghambat penghematan

“Biaya langganan adalah pembunuh diam-diam dana darurat,” tegas Shahnazari.
Ini karena pengeluaran yang dianggap kecil saat membayar biaya langganan dapat terus bertambah dan menghambat tabungan.

Berdasarkan pengalamannya saat mengaudit keuangan klien, dengan memangkas biaya langganan yang dimiliki, kliennya bisa mendapatkan penghematan yang cukup untuk mendanai rekening darurat dalam waktu 12 bulan.

Jadi, belum terlambat untuk mulai memiliki dana darurat dari sekarang. Meski sulit, tetapi bukan berarti ini mustahil untuk dilakukan, ya. (Elga Windasari)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Yahoo Finance

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X