3. Memiliki utang dengan bunga tinggi
“Utang berbunga tinggi sangat menyakitkan. Setiap uang dalam tabungan dana darurat terasa seperti uang yang tidak digunakan untuk mengurangi utang,” jelas Shahnazari.
Ia menyarankan untuk memulai dengan nominal kecil per minggu dalam tabungan otomatis sambil tetap membayar utang berbunga tinggi yang dimiliki.
Shahnazari berpendapat, “Pendekatan yang seimbang ini akan membantu menghindari 70% penggunaan kartu kredit darurat,” jelasnya.
Baca Juga: Diperkuat Yudi Datau sebagai DoP, bakal Seseram Apa Film Bayang-Bayang Anak Jahanam?
4. Langganan yang menghambat penghematan
“Biaya langganan adalah pembunuh diam-diam dana darurat,” tegas Shahnazari.
Ini karena pengeluaran yang dianggap kecil saat membayar biaya langganan dapat terus bertambah dan menghambat tabungan.
Berdasarkan pengalamannya saat mengaudit keuangan klien, dengan memangkas biaya langganan yang dimiliki, kliennya bisa mendapatkan penghematan yang cukup untuk mendanai rekening darurat dalam waktu 12 bulan.
Jadi, belum terlambat untuk mulai memiliki dana darurat dari sekarang. Meski sulit, tetapi bukan berarti ini mustahil untuk dilakukan, ya. (Elga Windasari)
Artikel Terkait
10 Camilan Usai Lari yang Disarankan oleh Sport Nutritionist yang Wajib Kamu Coba
4 Cara Meningkatkan Keterampilan Memecahkan Masalah Supaya Kamu Menjadi Aset Berharga Bagi Perusahaan
6 Kualitas Pemain Tim Dalam Sebuah Organisasi Kerja yang Harus Kamu Pahami dan Kuasai!
6 Barang yang Bisa Dijual (atau Disewakan!), Solusi Menabung untuk Kelas Menengah
Saat Resign atau Di-PHK, Ini Hak-Hak yang Wajib Didapatkan Karyawan dari Perusahaan
Main Drama Bareng Gong Yoo, Song Hye Kyo Sengaja Potong Rambut Pendek demi Totalitas Akting
Inilah Pentingnya Menerapkan Kecerdasan Emosional atau EQ dalam Kepemimpinan Supaya Efektif