PejuangKantoran.com - Mulai 2025, usia pensiun di Indonesia resmi naik menjadi 59 tahun. Perubahan ini memberikan kesempatan lebih lama bagi kamu yang terdaftar dalam program Jaminan Pensiun (JP) BPJS Ketenagakerjaan untuk memaksimalkan manfaat pencairan.
Yuk, simak beberapa tips yang bisa membantu kamu mempersiapkan masa pensiun dengan lebih baik!
1. Mulai Menabung Sejak Dini
Semakin cepat kamu memulai perencanaan pensiun, semakin ringan beban yang harus kamu tanggung di masa depan. Menabung dengan jumlah yang kecil tapi konsisten bisa jadi langkah awal yang baik. Misalnya, jika usia harapan hidup rata-rata orang Indonesia adalah 73 tahun dan usia pensiun 59 tahun, berarti kamu punya waktu 14 tahun untuk merencanakan dana pensiun.
Coba hitung, jika dalam sebulan kamu membutuhkan sekitar Rp 7 juta untuk memenuhi kebutuhan, maka total dana yang perlu disiapkan untuk 14 tahun masa pensiun adalah sekitar Rp 1,1 miliar. Kalau kamu mulai menabung sejak dini, dana tersebut bisa tercapai tanpa terlalu membebani keuangan.
Baca Juga: Lowongan Kerja: Medical Writer di MIMS
2. Manfaatkan Program Pensiun
Selain menabung sendiri, ada baiknya kamu memanfaatkan program pensiun yang disediakan oleh pemerintah atau perusahaan. Program seperti Dana Pensiun BPJS Ketenagakerjaan bisa membantu kamu mempersiapkan dana pensiun dengan lebih mudah.
Jika perusahaan tempat kamu bekerja juga memberikan kontribusi untuk dana pensiun, manfaatkan kesempatan ini untuk memaksimalkan tabungan pensiunmu. Dengan berkontribusi secara maksimal, kamu bisa mengumpulkan dana pensiun yang lebih besar.
3. Cerdas Berinvestasi
Hanya menabung mungkin tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan pensiunmu. Oleh karena itu, kamu perlu memanfaatkan instrumen investasi untuk mengembangkan dana pensiunmu. Beberapa pilihan investasi yang bisa kamu pertimbangkan adalah emas, saham, obligasi, atau reksa dana.
Diversifikasi investasi menjadi langkah penting untuk meminimalkan risiko dan meningkatkan potensi keuntungan. Pilih instrumen yang sesuai dengan profil risiko dan jangka waktu yang kamu miliki sebelum pensiun. Dengan begitu, dana pensiunmu bisa berkembang lebih optimal.
Baca Juga: Mengapa CEO Apple Tim Cook Memutuskan Makan di Kafetaria yang Sama Hampir Setiap Hari?
4. Gunakan Platform Keuangan yang Memudahkan
Di era digital seperti sekarang, ada banyak platform yang memudahkan kamu dalam merencanakan dana pensiun. Salah satunya adalah fitur Life Goals di aplikasi OCBC Mobile. Melalui fitur ini, kamu bisa menghitung berapa banyak dana pensiun yang perlu disiapkan, serta menentukan berapa lama waktu yang diperlukan untuk mencapai tujuan finansial tersebut.
Kelebihan dari fitur ini adalah kamu bisa memilih produk tabungan atau investasi sesuai dengan profil risiko kamu. Dengan begitu, persiapan pensiun bisa jadi lebih terencana dan terukur.
Baca Juga: 5 Perubahan Dunia Kerja yang Diramalkan akan Populer di 2025, Kerja Freelance Makin Diminati!
5. Konsisten dan Disiplin
Kunci utama dalam merencanakan pensiun adalah konsistensi dan disiplin. Semakin dini kamu memulai, semakin ringan prosesnya. Tentukan jumlah dana pensiun yang ingin dicapai, dan pastikan kamu tetap konsisten dalam menabung dan berinvestasi.
Artikel Terkait
6 Mitos Dalam Investasi yang Tidak Perlu Kamu Ambil Hati. Temukan Kebenarannya di Sini!
6 Hal yang Bisa Membuat Kalangan Menengah Boros, Pengeluaran yang Tak Perlu dan Harus Dikendalikan
Prabowo Resmikan Coretax: Sistem Perpajakan Modern yang Efisien dan Efektif
Begini Cara Akses Coretax dan Pengukuhan PKP Agar Tak Salah Buat!
4 Alasan Orang Susah Menabung untuk Dana Darurat, Bukan Melulu karena Pendapatan yang Rendah
6 Barang yang Bisa Dijual (atau Disewakan!), Solusi Menabung untuk Kelas Menengah
2 Langkah untuk Mulai Menabung Dana Darurat, Mulai Saja Sedikit-sedikit tetapi Konsisten
Sebenarnya, Kamu Tak Perlu Bawa 6 Benda Ini di Dompet!
Cara Mengatur Keuangan yang Sehat di 2025 Biar Seenggak-enggaknya Resolusi Keuangan Terwujud
Yuk, Beli ORI027! Kupon ORI Tertinggi dalam Periode 4 Tahun Terakhir