Pengeluaran Intuitif Lebih Baik Daripada Penganggaran yang Ketat. Apa Alasannya dan Apa Yang Harus Diwaspadai?

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Kamis, 10 April 2025 | 12:10 WIB
Menyusun pengeluaran secara intuitif memberikan fleksibiltas yang tinggi. (Freepik)
Menyusun pengeluaran secara intuitif memberikan fleksibiltas yang tinggi. (Freepik)

Intinya bukan lagi soal ke mana setiap rupiah harus dialokasikan, tetapi bagaimana uang bisa digunakan secara sadar, sesuai prioritas, dan tanpa tekanan berlebihan.

Pendekatan ini bisa terasa asing, terutama bagi mereka yang terbiasa mengelola keuangan dengan metode konvensional.

Namun, Miranda meyakini bahwa setiap orang dapat membangun kepercayaan diri dalam membuat keputusan finansial.

Lakukan “kencan” dengan uang setiap 2 minggu

Miranda juga menyampaikan bahwa utang, termasuk kartu kredit, tidak selalu menjadi hal yang negatif selama ada pemahaman tentang cara kerjanya dan dampaknya.

Untuk membantu menjaga keseimbangan pengeluaran, ia menyarankan melakukan “kencan uang” setiap dua minggu.

Baca Juga: 6 Hal yang Bisa Membuat Kalangan Menengah Boros, Pengeluaran yang Tak Perlu dan Harus Dikendalikan

Kegiatan ini dapat dimanfaatkan sebagai waktu untuk meninjau pengeluaran, memahami dampaknya terhadap berbagai aspek kehidupan, serta menyesuaikan rencana keuangan bila diperlukan.

Salah satu alat bantu yang disarankan adalah membuat “peta uang” yang menunjukkan tujuan, sumber daya, dan komitmen finansial yang dimiliki.

Peta ini dapat disesuaikan dan diubah kapan saja sesuai situasi dan prioritas yang berubah.

Misalnya, jika sebelumnya alokasi tabungan pensiun sebesar 10%, tetapi kemudian ada kebutuhan atau keinginan yang lebih mendesak, peta uang bisa membantu memvisualisasikan konsekuensi dari perubahan itu.

Meskipun pendekatan pengeluaran intuitif ini menawarkan kebebasan dan fleksibilitas, penting untuk diingat bahwa anggaran tetap merupakan alat penting dalam perencanaan keuangan.

Bagi sebagian orang, terutama yang penghasilannya terbatas, anggaran justru membantu dalam menentukan prioritas dan memastikan kebutuhan utama tetap terpenuhi. (Elga Windasari) ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: CNBC

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X