PejuangKantoran.com - Gaya hidup digital nomad terus berkembang, dan cara mereka memilih tempat tinggal pun ikut berubah. Riset terbaru dari YouGov menunjukkan bahwa platform seperti Booking.com dan Airbnb kini menjadi pilihan utama, menggeser hotel dan serviced apartment.
Alasannya sederhana yaitu fleksibilitas dan kenyamanan. Bagi pekerja jarak jauh, tempat tinggal bukan sekadar untuk menginap, tetapi juga ruang untuk bekerja dan menjalani rutinitas sehari-hari.
Namun di balik tren ini, muncul tantangan baru, biaya akomodasi di Eropa yang semakin tinggi.
Baca Juga: Rupiah Sentuh Titik Terlemah Sepanjang Sejarah, Ini Penjelasan dari Bank Indonesia
Laporan terbaru dari PlayersTime yang menganalisis 35 kota populer di Eropa menunjukkan kesenjangan biaya yang cukup tajam, terutama untuk akomodasi jangka pendek berbasis Airbnb.
Dublin menempati posisi teratas sebagai kota dengan biaya sewa bulanan tertinggi, mencapai sekitar $4.995 untuk satu kamar. Disusul Reykjavik dengan $4.733, dan Amsterdam sebesar $4.252 per bulan.
Kota-kota lain seperti Paris dan Copenhagen juga mencatat biaya tinggi, mempertegas bahwa kawasan Eropa Barat dan Utara masih menjadi wilayah paling mahal untuk tinggal dalam jangka pendek.
Mahal, Tapi Tetap Diminati
Meski mahal, kota-kota ini tetap menarik bagi digital nomad.
Amsterdam, misalnya, tetap menjadi favorit berkat tingkat keamanan yang tinggi dan kualitas hidup yang baik, meskipun biaya transportasi publiknya termasuk yang tertinggi di Eropa.
Sementara itu, Reykjavik menawarkan kecepatan internet tertinggi di kawasan ini, meski harus dibayar dengan biaya hidup yang juga paling mahal—termasuk pengeluaran makanan bulanan yang mencapai sekitar $444.
Di sisi lain, Dublin justru dinilai kurang menarik secara keseluruhan. Meski infrastrukturnya baik, kombinasi biaya akomodasi yang sangat tinggi membuat kota ini mendapat skor rendah dalam peringkat daya tarik bagi pekerja jarak jauh.
Baca Juga: Purbaya Sebut 380 Lowongan Bea Cukai untuk Lulusan SMA Segera Dibuka
Alternatif Lebih Terjangkau
Di tengah mahalnya kota-kota besar, beberapa destinasi di Eropa Timur muncul sebagai pilihan yang lebih rasional.
Prague dan Warsaw menawarkan biaya sewa bulanan yang jauh lebih rendah, masing-masing sekitar $1.197 dan $1.204. Bersama Krakow, kota-kota ini dinilai mampu memberikan keseimbangan antara biaya hidup, keamanan, dan kualitas infrastruktur.
Artikel Terkait
Bank Vatican Masuk Dunia Pasar Saham, Rilis Indeks Investasi Berprinsip Katolik
Pengeluaran Membengkak di Bulan Ramadan? Cek Tips Agar Tetap Hemat dan Terkontrol
Baznas Tetapkan Nisab Zakat Penghasilan 2026 Rp7,64 Juta per Bulan, Siapa yang Wajib Bayar?
Sukuk Ritel SR024 Mulai Ditawarkan Hari Ini (6 Maret 2026), Kuponnya Lebih Tinggi dari ORI029!
Mengapa Potongan Pajak THR Lebih Besar daripada Bulan Lain? Begini Cara Menghitungnya!
Catat! Jadwal Operasional Bank Selama Libur Lebaran 2026
Bikin Mudik Aman dan Nyaman, Waspada Modus Penipuan Digital
Masih Ada Sisa THR? Lebih Baik buat Investasi Emas, Begini Tips Beli Emas buat Pemula
Hidup di Eropa untuk Digital Nomad Bisa Selisih Rp60 Juta per Bulan, Ini Faktanya
Rupiah Sentuh Titik Terlemah Sepanjang Sejarah, Ini Penjelasan dari Bank Indonesia