Ekonomi Syulit, Lebih dari Separuh Orang Dewasa Muda Masih Menerima Uang Bulanan dari Orangtua

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Senin, 27 Maret 2023 | 12:41 WIB
Ilustrasi: Hampir setengah dari orangtua di Amerika (45%) masih terus mendukung anak-anak mereka yang sudah dewasa secara finansial. (Freepik)
Ilustrasi: Hampir setengah dari orangtua di Amerika (45%) masih terus mendukung anak-anak mereka yang sudah dewasa secara finansial. (Freepik)

Pandemi COVID-19 mendorong jutaan orang kembali ke rumah orangtua mereka. Pada bulan-bulan awal pandemi, mayoritas dewasa muda tinggal bersama orangtua untuk kali pertama sejak era Great Depression.

Tahun lalu, lebih dari setengah orang Amerika di kisaran usia 18-24 sekarang tinggal bersama orangtua mereka. Kemudian, 19 persen pria dan 12 persen wanita usia 25-34 tinggal bersama dengan orang tua mereka.

Sebagian besar orang dewasa muda yang menerima uang bulanan dari orangtua tinggal di rumah orangtua mereka. Namun anak yang membantu pengeluaran rumah tangga ternyata kurang dari separuhnya.

Bagi banyak orangtua, mendukung anak hingga dewasa adalah inti dari mengasuh anak. Orang dewasa berusia 20-an mungkin berurusan dengan upah tingkat awal, biaya perumahan yang tidak terduga, dan utang pelajar yang masih ada.

Baca Juga: Studi: Pekerja Bergaji Rendah Cenderung Mati Lebih Cepat

Sebenarnya, bukan baru sekarang terjadi fenomena anak yang sudah dewasa memilih tinggal bersama orangtuanya.

Pada dekade pertama tahun 1900-an, lebih dari dua per lima orang dewasa muda di bawah usia 30 tahun tinggal bersama orangtua mereka, demikian menurut data Pew Research.

“Anak muda yang tinggal sendiri, atau dengan teman sekamar, secara historis itu terbilang cukup baru,” kata Percheski.

Survei Savings.com juga menunjukkan, orangtua membantu anak-anak yang sudah dewasa dengan sejumlah biaya, mulai dari asuransi kesehatan dan pinjaman siswa, hingga pembayaran kartu kredit dan "pembelanjaan diskresioner" atau tunjangan versi dewasa.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: The Hill

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X