saving

Jumlah Bank Digital Kian Marak, Orang Kantoran Perlu Ubah Perilaku

Rabu, 3 Januari 2024 | 14:53 WIB
Digital bank by Development Bank of Singapore (DBS) mengusung tagline Live more Bank less sebagai bentuk layanan perbankan digital bagi nasabah kaum urban termasuk pekerja kantoran di perkotaan. (Josephus Primus)

Laman antaranews.com edisi 22.Desember.2023 menyebut bahwa pandemi Covid-19 memberikan imbas positif pada pertumbuhan bank digital di Indonesia.

Orang kantoran yang terkendala perjumpaan fisik saat pandemi Covid-19, lantas, beramai-ramai memanfaatkan bank digital atau produk perbankan digital untuk kebutuhan perbankan pribadi maupun korporasi.

Alhasil, pertumbuhan nasabah perbankan digital atau pengguna produk perbankan digital menanjak di kisaran 15 juta orang hingga 2023 usai.

Sepanjang 2022 atau satu tahun sebelumnya, jumlah ini masih di posisi 12 juta nasabah.

Saat ini, ada sekitar 15 bank digital atau produk perbankan digital yang beroperasi di Indonesia.

Lantaran kali pertama populer di masyarakat perkotaan, bank digital atau produk perbankan digital masih sohor di kalangan orang kota.

Tentang generasi peminat bank digital atau produk perbankan digital, data di laman BTPN atau Bank Tabungan Pensiunan Nasional, btpn.com menunjukkan bahwa generasi Milenial maupun Gen Z atau Generasi Z adalah sasaran perbankan digital atau produk digital perbankan.

Kedua generasi yang berisikan kebanyakan orang kantoran masuk dalam generasi digital savvy.

Generasi digital savvy adalah orang-orang yang berpotensi memenuhi kebutuhan perbankannya melalui digitalisasi.

Jumlah perbankan digital atau bank digital atau produk perbankan digital semoga membuat orang kantoran perlu ubah perilaku kebutuhan perbankannya beralih dari bank konvensional.

PT Bank BTPN Tbk membuka lowongan kerja Digital Banking Story Teller (JENIUS). (Kalibrr)

Halaman:

Tags

Terkini