saving

Jessica Iskandar Jual Tas Chanel-nya, Benarkah Tas Desainer Bisa Jadi Investasi yang Menguntungkan?

Jumat, 18 November 2022 | 21:20 WIB
Ilustrasi: Small Boy Chanel Handbag dari kulit anak sapi yang mirip milik Jessica Iskandar. (Chanel.com)

PejuangKantoran.com - Seperti kamu ketahui, artis Jessica Iskandar saat ini tengah mengalami masalah keuangan. Karena butuh uang untuk membayar cicilan rumah dan lain sebagainya, istri Vincent Verhaag ini menjual tas tangan Chanel seri Small Boy Chanel Handbag miliknya. Hal ini tentu menimbulkan pertanyaan, betulkah tas desainer bisa jadi investasi yang menguntungkan?

Jika membahas tentang tas desainer sebagai investasi, kamu perlu membedakan antara membeli tas mewah sebagai wardrobe investment dan financial investment. Menurut Bola Sokunbi, instruktur pendidikan keuangan dan pendiri Clever Girl Finance, tas desainer disebut bisa menjadi wardrobe investment (investasi busana) karena tas rancangan desainer memiliki kualitas tinggi dan menjadi buruan pecinta mode. Membeli tas desainer sebagai wardrobe investment berarti membeli barang berkualitas yang bisa kamu pakai dalam jangka panjang karena klasik dan tahan lama.

Baca Juga: Suka Ngomong Campur Inggris, Ternyata Skill Bahasa Inggris Orang Indonesia Rendah, Posisi 81 dari 111 Negara

Sedangkan yang dimaksud financial investment atau investasi keuangan adalah menempatkan uang kamu di produk investasi yang memiliki peluang untuk bertambah, berlipat ganda, dan menciptakan lebih banyak profit seiring berjalannya waktu. Jarang sekali tas tangan mewah yang nilainya meningkat dari waktu ke waktu kecuali jika itu adalah Hermes, Chanel, atau Louis Vuitton. Jadi, secara umum belum tentu tas desainer bisa jadi investasi yang menguntungkan.

Ada berbagai alasan mengapa tas desainer bukanlah investasi yang bagus menurut Sokunbi:

1. Fashion comes and goes
Begitulah cara fashion bekerja, dan hal yang sama berlaku untuk tas mewah musiman (bukan yang klasik). Bukan berarti kamu nggak bisa terus memakai tas tangan desainer yang sudah lama kamu beli. Namun, kecil kemungkinan tas ini akan memiliki harga yang mendekati nilai aslinya saat sedang musim. Kalaupun tas desainer kamu termasuk yang klasik, siapa yang bisa menjamin tas tersebut masih akan sangat diinginkan 5 atau 10 tahun mendatang?

2. Tas mewah harus dijaga jangan sampai rusak atau cacat
Kamu harus menjaga tas klasik keluaran desainer dalam kondisi seperti baru kalau kamu ingin menjualnya untuk mendapat keuntungan di masa depan. Sebab, tas tangan yang menunjukkan tanda-tanda bekas pakai dan aus nggak akan menghasilkan harga tas baru, nggak peduli apa mereknya.

Baca Juga: Metode TikTok Ini Bisa Meningkatkan Produktivitas dan Mental Health Kamu

3. Tidak semudah itu menjual tas mewah desainer
Tas desainer sulit dijual karena berbagai alasan, khususnya karena keasliannya, biaya reseller, dan risiko pemalsuan/penipuan. Keaslian tas investasi kamu menjadi masalah besar karena orang ingin memastikan bahwa mereka tidak membeli tas KW. Kamu harus menyimpan boks, kartu garansi, sampai kuitansinya untuk menjamin keasliannya.

Ketika kamu ingin menjual kembali tas mewah tersebut, banyak pembeli akan mencoba membelinya dengan harga lebih murah. Kalau kamu pergi ke pengecer atau toko konsinyasi mewah online (di mana perusahaan terkemuka menjual tas untuk pelanggan), kamu mungkin harus membayar biaya komisi yang tinggi (berkisar 15% hingga 40% dari harga jual tas tangan kamu).

Baca Juga: Ternyata Bukan Gen Z yang Lebih Suka Work From Home!

4. Biaya asuransi
Untuk tas desainer yang memiliki titik harga yang signifikan, mengasuransikan tas desainer yang memberikan jaminan all risk rasanya masuk akal. Namun, premi asuransi tas tangan desainer tentunya cukup tinggi, tergantung nilai tas desainer tersebut. Seiring waktu, biaya asuransi bertambah, dan ini bisa menjadi pengeluaran yang cukup signifikan.

Nah, daripada kamu menjadikan tas desainer sebagai investasi, lebih baik tempatkan dana ke berbagai investasi keuangan seperti saham, obligasi, real estat, bisnis, dan lain sebagainya. Pelajari cara berinvestasi dengan cara yang benar untuk mendapatkan kesuksesan finansial.

Tags

Terkini