POV: Harapan untuk "Self Reward" Sehabis Gajian

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Senin, 14 November 2022 | 20:51 WIB
Ilustrasi: Mengelola gaji lebih cermat perlu dilakukan agar bisa self reward sehabis gajian. (Pexels/Karolina Grabowska)
Ilustrasi: Mengelola gaji lebih cermat perlu dilakukan agar bisa self reward sehabis gajian. (Pexels/Karolina Grabowska)

PejuangKantoran.com - Sebagai pejuang kantoran, tentunya kamu punya sejumlah harapan: pekerjaan yang sesuai pendidikan, passion, jabatan naik, juga gaji yang layak untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan kamu. Harapan untuk self reward sehabis gajian tentunya nggak boleh diabaikan, mengingat kamu sudah bekerja keras selama sebulan.

Sehabis gajian, kamu mungkin sudah membayangkan untuk makan enak sama teman-teman, melipir ke Bandung buat nongkrong dan belanja, check out wish list kamu di toko online, bahkan beli tiket konser band idola yang lagi comeback. Begitu kira-kira self reward sehabis gajian yang kamu bayangkan.

Kenyataannya, begitu gaji masuk, langsung ada reminder untuk melakukan sejumlah kewajiban dan tanggungjawab. Apa saja itu? Di antaranya menyisihkan uang untuk menabung, membayar tagihan-tagihan, melunasi cicilan utang smartphone, belanja bulanan, juga mengirim uang untuk orangtua dan membantu biayar sekolah adik. Ups, harapan dan realita sehabis gajian ternyata tidak berbanding lurus, ya. Self reward sehabis gajian yang kamu bayangkan pun tinggal angan-angan.

Mengutamakan kewajiban untuk menabung dan membayar tagihan-tagihan tentu baik, namun tentunya kita juga berhak sedikit memanjakan diri sehabis menerima gaji. Nah, kalau kamu masih kesulitan mengelola gaji dan belum bisa menyisihkannya untuk self reward, mungkin cara kamu mengatur keuangan belum cukup cermat.

Baca Juga: 7 Cara Mengabaikan Pendapat Orang Lain tentang Kita

Harapan dan realita mengelola gaji
Menabung memang menjadi cara mudah untuk menghindari utang, atau bahkan membeli mobil atau rumah. Kunci untuk menabung adalah menerapkan budgeting yang ketat dan mengurangi pengeluaran. Meskipun dua strategi ini sangat membantu, tetapi harus ada tujuan jangka pendek untuk strategi jangka panjang untuk mengelola gaji kamu.

Kalau kamu menabung untuk membayar tagihan-tagihan dan hanya membelanjakan uang untuk kebutuhan hidup, cara kamu sudah benar. Ini yang disebut healthy mindset dalam menabung. Sebaliknya, akan disebut unhealthy mindset kalau kamu menabung hanya supaya punya uang lebih banyak untuk dibelanjakan. Tanpa visi yang jelas tentang tujuan menabung, kamu hanya akan menabung dan menghabiskannya untuk hal-hal yang tidak mendesak.

Realita tentang menabung adalah membangun strategi jangka panjang yang praktis sebagai satu-satunya cara untuk hidup aman dalam jangka panjang. Gaya hidupmu harus berubah untuk mencerminkan tujuan hidupmu. Caranya dengan menyimpan uang dalam jangka pendek dan perlahan-lahan meningkatkan tabungan itu dengan membeli sedikit investasi berisiko rendah.

Baca Juga: 5 Cara Bekerja Lebih Cepat dan Pulang Lebih Awal Setiap Hari

Agar kamu bisa self reward sehabis gajian, coba ikuti tiga aturan dasar mengelola gaji:

Lacak pengeluaranmu. Kamu mungkin harus membuka kembali struuk belanja yang lama, dan mengevaluasi setiap rupiah yang kamu belanjakan dalam seminggu. Setelah itu, tetapkan sendiri anggaran di mana kamu bisa menabung dan membelanjakan dengan nyaman. Rencanakan untuk menabung dengan menghitung persentase dari berapa banyak pendapatan yang harus digunakan untuk tabungan. Semua tergantung pada pengeluaran kamu, idealnya sekitar 10-15 persen dari penghasilanmu.

Tentukan tujuanmu. Langkah berikutnya adalah memiliki sesuatu untuk ditabung dan memutuskan prioritas kamu. Ini bisa berupa tujuan jangka pendek (seperti menabung untuk liburan) atau jangka panjang (menabung untuk pendidikan anak atau pensiun). Ingat, tanpa tujuan yang jelas, kondisi keuangan kamu hanya akan naik-turun.

Gunakan auto debet. Setelah memiliki rencana tindakan, kamu nggak perlu melakukan apapun. Gunakan layanan auto debet dari bank dengan nilai tertentu untuk mengatur transfer otomatis dari rekening gaji yang masuk dan ke rekening tabunganmu. Dengan cara ini kamu nggak perlu mengingat-ingat untuk menabung, dan mengurangi godaan untuk membelanjakannya.

Baca Juga: Kamu Tipe Zero Inbox Person yang Suka Bersih-bersih Inbox Email Tiap Hari?

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: AIA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X