PejuangKantoran.com - Ramai berita mengenai Sukuk Tabungan ST009 yang penjualannya laris bak tahu bulet. Produk Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) ritel ini merupakan seri terakhir yang diterbitkan oleh pemerintah pada 2022. ST009 ditawarkan dengan kupon (imbal hasil) 6,15 persen per tahun.
Meski masa penawarannya berlangsung mulai 11-30 November 2022, ternyata ST009 yang kuota penjualannya Rp3 triliun langsung habis diborong investor (nasabah) dalam seminggu. Untuk memenuhi permintaan investor yang panik karena tak kebagian, kuota penjualan pun ditambah beberapa kali. Tercatat pemerintah telah menambahnya secara bertahap dari Rp4 triliun, Rp5 triliun, Rp6 triliun, Rp6,5 triliun, bahkan terakhir mencapai Rp7,7 triliun. Dan, langsung terjual habis pada Minggu (20/11/2022) lalu!
Baca Juga: Jangan Salah, Ternyata Si Bos Lebih Burnout daripada Kamu
Melihat kepanikan tersebut, wajar bila banyak pejuang kantoran menjadi ingin tahu, apa sebenarnya yang dimaksud sukuk tabungan? Mengapa produk keuangan ini disebut sangat menguntungkan?
Mengenal sukuk tabungan
Sukuk tabungan adalah produk investasi berbasis syariah yang diterbitkan oleh pemerintah melalui Kementerian Keuangan. Dengan demikian, sukuk tabungan termasuk instrumen investasi yang aman secara hukum agama karena bersertifikat halal MUI dan aman secara hukum negara karena dijamin oleh UU, demikian menurut OJK.go.id.
​Sukuk Tabungan (ST), sesuai dengan namanya, memiliki sifat yang mirip dengan tabungan atau deposito bank, tetapi uang investor akan digunakan untuk membiayai proyek hijau (green projects) pemerintah. Sukuk Tabungan memiliki jangka waktu atau masa berlaku dua tahun.
Sasaran ST adalah nasabah yang modalnya terbatas. Karena itu, nilai minimal pemesanan sukuk tabungan sangat terjangkau, yakni mulai dari Rp1 juta dengan kelipatan Rp1 juta hingga Rp3 miliar (3000 unit) per orang selama masa penawaran.
Dengan menjadi investor Sukuk Tabungan, seperti dikutip Bareksa.com, kamu nggak perlu khawatir uang kamu hilang setelah jatuh tempo. Sebab negara menjamin pembayaran uang pokok dan imbal hasil bulanan 100%. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia No. 19 Tahun 2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).
Baca Juga: 7 Rekomendasi Thrift Shop untuk Baju ke Kantor
Sukuk Tabungan Seri ST009 sendiri menjadi favorit bagi mereka yang punya passive income dan ingin mengembangkannya. Produk investasi yang diterbitkan oleh pemerintah kepada Warga Negara Indonesia ini memiliki karakteristik sebagai berikut:
• Untuk individu Warga Negara Indonesia.
• Pengelolaan dengan prinsip syariah, yang tidak mengandung unsur maysir (judi), gharar (ketidakjelasan) dan riba (usury), serta telah dinyatakan sesuai syariah oleh Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).
• Pemesanan mulai dari Rp1 juta.
• Imbalan mengambang dengan batas minimal (floating with floor), yang artinya besaran imbal hasil ST009 disesuaikan dengan tingkat suku bunga Bank Indonesia (BI).
• Tenor (masa berlaku) 2 tahun.
• Fasilitas early redemption, yang memungkinkan investor menerima sebagian pelunasan pokok ST009 oleh pemerintah sebelum jatuh tempo.
• Tidak dapat diperdagangkan / dialihkan.
Baca Juga: Pilihan Lagu Bikin Kerja Lebih Semangat
Dengan berbagai karakteristik tersebut, bisa disimpulkan keuntungan berinvestasi di Sukuk Tabungan antara lain:
• Pokok dan imbalannya dijamin oleh negara.
• Tingkat imbalan kompetitif, lebih tinggi dari rata-rata tingkat bunga deposito Bank BUMN.
• Imbalan mengambang mengikuti perkembangan BI 7-Day Reverse Repo Rate dengan jaminan imbalan minimal (floor).
• Imbalan dibayar tiap bulan.
• Early redemption tanpa dikenakan redemption cost oleh pemerintah.
• Kemudahan akses transaksi Sistem Elektronik (online).
• Investor berpartisipasi langsung membangun negeri.
• Produk sesuai prinsip syariah.
Bagi kamu yang belum kebagian ST009, tidak usah khawatir karena kuota ST009 masih akan ditambah. Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kemenkeu mengumumkan, mulai 21-25 November 2022, kuota nasional ST009 ditambah Rp200 miliar masing-masing pada pukul 08.00 dan pukul 14.00.
Artikel Terkait
Kebiasaan Boros Tapi Nggak Bisa Ngerem, Padahal Ini Pemicunya
Metode 50/30/20, Trik Mengatur Keuangan Paling Mudah Dijalani
Benarkah Buka-bukaan Soal Gaji Lebih Menguntungkan buat Karyawan?
Jessica Iskandar Jual Tas Chanel-nya, Benarkah Tas Desainer Bisa Jadi Investasi yang Menguntungkan?
Rekomendasi Tas Tangan Desainer yang Bisa Dijadikan Investasi, Ada Milik Jessica Iskandar!