PejuangKantoran.com - Isu resesi ekonomi di tahun depan menjadi sebuah pemikiran tersendiri. Banyak orang ketakutan dan panik menghadapi kemungkinan ini.
Banyak orang yang bingung soal kesanggupan mereka untuk bertahan untuk menghadapi kondisi ekonomi pada saat ini.
“Salah satu faktor yang berkontribusi bagi fundamental ekonomi Indonesia adalah tingkat daya beli masyarakat. Kami optimis bahwa stimulus yang diberikan untuk menjaga daya beli masyarakat akan dapat membantu Indonesia untuk melalui gejolak ekonomi," kata Lily Suriani, General Manager Kredivo.
"Berdasarkan data internal kami, adanya peningkatan pada jumlah pengguna Paylater di wilayah tier 2 dan tier 3 di Indonesia yang mengalami kenaikan sebesar 52 persen pada semester 1 tahun 2022 dibandingkan pada periode yang sama di tahun lalu menjadi indikator positif bahwa daya beli masyarakat dapat terus terjaga. Hal ini membuktikan bahwa Paylater memegang peranan sebagai platform pembiayaan yang dapat menjadi instrumen penjaga daya beli bagi berbagai lapisan masyarakat di seluruh Indonesia."
Baca Juga: Atasi Penyebab Rambut Lepek Supaya Pakai Helm Saat Naik Motor Nggak Masalah Lagi!
Lalu bagaimana cara Pejuang Kantoran agar bisa terbebas dari resesi ekonomi? Salah satu bentuk antisipasi yang dapat dilakukan masyarakat dalam menghadapi dampak dari gejolak kondisi ekonomi adalah dengan bijak mengelola keuangan.
Berikut ini beberapa cara buat para Pejuang Kantoran agar tak panik menghadapi isu resesi ekonomi:
1. Siapkan dana darurat
Siapa yang belum punya dana darurat? Ingat dana darurat itu berbeda dengan tabungan. Dana darurat merupakan instrumen penting yang dapat dimanfaatkan apabila sewaktu-waktu terjadi kondisi yang tidak diinginkan.
Besaran dana darurat yang dimiliki minimal sejumlah 3 kali pengeluaran bulanan bagi yang masih berstatus lajang dan minimal sejumlah 6 kali pengeluaran bulanan bagi yang telah berkeluarga.
Baca Juga: UMK Bekasi 2023 Jadi Rp5,1 Juta, Lebih Tinggi dari UMP DKI Jakarta 2023
2. Berbelanja sesuai kebutuhan
Belanja konsumsi masyarakat memiliki peran penting bagi kondisi perekonomian nasional karena akan berdampak pada roda perekonomian yang dapat terus berputar. Oleh karena itu, tetaplah belanja barang sesuai dengan kebutuhan, terutama yang bersifat pokok dan penting.
Artikel Terkait
Kerjaan Numpuk Masih Harus Antre Bayar Kopi? Ini Perlunya Pakai QRIS
UMK Bekasi 2023 Jadi Rp5,1 Juta, Lebih Tinggi dari UMP DKI Jakarta 2023
Boleh Percaya, Boleh Tidak: 4 Zodiak yang Tidak Bisa Mengatasi Stres di Tempat Kerja
Bullying di Tempat Kerja dalam Sistem Hybrid Lebih Tersamar. Begini Cara Mencegahnya
5 Alasan Mengapa Kamu Tidak Dipromosikan untuk Jabatan yang Lebih Tinggi
Lowongan Music Publishing Officer di PT Safinah Musik Entertainment