3. Cerdas berinvestasi
Ada berbagai macam instrumen investasi yang marak sekarang ini. Tapi ingat, jangan sembarangan investasi. Di tengah kondisi ekonomi yang tidak stabil, masyarakat tetap dapat berinvestasi namun dengan memperhatikan jenis instrumen investasi. Instrumen yang berisiko rendah dan mudah dicairkan, seperti reksa dana pasar uang ataupun surat berharga negara (SBN) dapat menjadi pilihan aman dalam kondisi saat ini.
4. Amankan sumber penghasilan
Di tengah maraknya fenomena PHK yang tengah terjadi, penting bagi masyarakat untuk dapat mempertahankan sumber penghasilan yang dimiliki. Oleh karena itu, apabila tidak ada permasalahan yang mendesak, maka usahakan untuk tidak resign dari tempat kerja saat ini. Bahkan apabila memungkinkan, Anda bisa mencari pekerjaan sampingan untuk menambah sumber penghasilan.
5. Susun Skala Prioritas Kebutuhan
Skala prioritas diperlukan agar dapat mengetahui kebutuhan mana yang harus didahulukan serta mengetahui kebutuhan yang dapat ditunda pemenuhannya. Dalam menghadapi kondisi saat ini, membeli kebutuhan sesuai dengan skala prioritas kebutuhan akan mendukung dalam menyehatkan cashflow Anda. Anda dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan tetap memastikan cashflow tetap terjaga dan terkontrol salah satunya melalui kehadiran alternatif pembiayaan seperti Paylater yang memberikan fasilitas cicilan 0% dengan jangka waktu tertentu.
Artikel Terkait
Kerjaan Numpuk Masih Harus Antre Bayar Kopi? Ini Perlunya Pakai QRIS
UMK Bekasi 2023 Jadi Rp5,1 Juta, Lebih Tinggi dari UMP DKI Jakarta 2023
Boleh Percaya, Boleh Tidak: 4 Zodiak yang Tidak Bisa Mengatasi Stres di Tempat Kerja
Bullying di Tempat Kerja dalam Sistem Hybrid Lebih Tersamar. Begini Cara Mencegahnya
5 Alasan Mengapa Kamu Tidak Dipromosikan untuk Jabatan yang Lebih Tinggi
Lowongan Music Publishing Officer di PT Safinah Musik Entertainment