Dari Film Trump hingga Aktris Transgender, Academy Awards Ke-97 Jadi Ajang Paling Politis Sepanjang Sejarah Oscar?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Minggu, 26 Januari 2025 | 09:45 WIB
The Apprentice merupakan biopik kontroversial dari Presiden AS yang baru dilantik, Donald Trump. (IMDb)
The Apprentice merupakan biopik kontroversial dari Presiden AS yang baru dilantik, Donald Trump. (IMDb)

PejuangKantoran.com - Nominasi Academy Awards ke-97 sudah diumumkan pada Kamis (23/1/2025) lalu, di mana Emilia Pérez, A Complete Unknown, dan Conclave mendominasi perolehan nominasi.

Film yang meraih nominasi terbanyak adalah Emilia Pérez (13 nominasi), film dengan genre crime musical yang mengisahkan pemimpin kartel yang sudah bertransisi.

Pencapaian itu hanya satu nominasi lebih sedikit dari rekor untuk nominasi keseluruhan dari satu film; Titanic, All About Eve, dan La La Land yang semuanya menerima 14 nominasi.

Baca Juga: Lowongan Kerja: Medical Writer di MIMS

Namun dari semua film yang masuk nominasi, ada satu hal yang membuat film-film nominee ini memiliki kesamaan. Film-film tersebut mengangkat isu-isu kontemporer yang terkesan membuatnya sebagai nominasi paling politis dalam sejarah Oscar.

Dalam film The Apprentice, aspek politik tidak dapat dihindari. Film garapan sutradara Ali Abbasi itu merupakan biopik kontroversial dari presiden yang baru dilantik, Donald Trump.

Film mengambil fokus pada tahun-tahunnya sebagai calon maestro real estat di New York.
Oktober lalu, Trump mengecam film tersebut sebagai "pekerjaan murahan, memfitnah, dan menjijikkan secara politis".

Namun Academy sepertinya menyukai film tersebut, dengan masuknya Sebastian Stan (pemeran Donald Trump) sebagai nominee Best Actor (Aktor Terbaik), dan Jeremy Strong (Roy Cohn) sebagai Best Supporting Actor (Aktor Pendukung Terbaik).

Sudut pandang yang tak terduga

Nominasi Piala Oscar lainnya tidak begitu terang-terangan mengangkat isu politis, namun setidaknya mendekati politik dari sudut pandang yang tak terduga sehingga cukup memancing perhatian penonton.

Baca Juga: Mengapa CEO Apple Tim Cook Memutuskan Makan di Kafetaria yang Sama Hampir Setiap Hari?

Masuknya Emilia Pérez sebagai nominee terbanyak merebut perhatian setelah salah satu bintangnya, Karla Sofía Gascón, menjadi perempuan trans pertama yang dinominasikan untuk kategori Best Actress (Aktris Terbaik).

Hal ini menjadi pernyataan yang cukup mengejutkan di minggu ketika Donald Trump menandatangani perintah yang menyatakan bahwa hanya ada dua jenis kelamin yang diakui di Amerika Serikat dan bahwa keduanya tidak dapat diubah.

Belum lagi lagu dan tariannya yang menonjol, El Mal yang dinominasikan untuk kategori Best Original Song (Lagu Orisinal Terbaik), merupakan kritikan keras terhadap politisi korup dan orang-orang penting lainnya.

I'm Still Here, film drama Brasil karya Walter Salles, juga dinominasikan tidak hanya dalam kategori Best International Feature (Film Internasional Terbaik), tetapi juga dalam kategori Best Picture (Film Terbaik). Bintangnya, Fernanda Torres, telah dinominasikan sebagai Best Actress.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: BBC, CBS News

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X