Sah! Katanya bercerita tentang Marni (Nadya Arina), yang berduka karena kematian mendadak ayahnya, Dipo (Landung Simatupang).
Ia semakin terkejut ketika membaca surat wasiat sang ayah yang memiliki keinginan terakhir yang sangat berat. Marni diminta untuk menikah dengan lelaki pilihannya, Marno (Dimas Anggara) di depan jasadnya.
Permintaan itu sulit ditolak karena Marni mengetahui ayahnya mempunyai utang sangat besar, di mana utang itu bisa terselesaikan jika Marni menikahi Marno.
Di sisi lain, sebenarnya ia sudah punya pacar, yaitu Adi (Calvin Jeremy). Marni pun berada dalam dilema antara mempertahankan kisah cintanya atau berbakti kepada ayah dan menyelamatkan keluarga.
Baca Juga: 8 Kebiasaan Sederhana Ini Bisa Meningkatkan Kondisi Finansial atau Keuangan Menjadi Lebih Baik!
Bagi Tata, bertindak sebagai penulis skenario dan menggarap skenario komedi merupakan bagian dari dirinya sebagai filmmaker yang tidak ingin hanya bermain di satu genre saja, tetapi ingin terus bereksplorasi.
“Yang utama sebenarnya ini lebih ke bagaimana kami melihat film Indonesia hari ini. Film di bioskop kan sudah didominasi oleh satu genre tertentu. Nah, kita coba keluar dari situ," terang Sidharta Tata, yang sebelumnya sukses menyutradarai film Waktu Maghrib
Yang kedua, karena Tata dan Hendra memang ingin punya satu eksplorasi yang lain, yaitu komedi. Mereka berusaha mencari unique selling point yang membuat mereka bisa sama-sama keluar dari zona nyaman.
"Makanya kita buat komedi dan mencoba menghadirkan variasi ragam komedi di Indonesia," tutupnya. (Syanne Susita)
Artikel Terkait
Pemprov DKI Jakarta Gratiskan Ongkos Transjakarta, MRT, dan LRT untuk 15 Kategori Masyarakat
Terbangun Tengah Malam Ternyata Bisa Bikin Pikiran Lebih Kreatif, Mengapa Bisa Begitu?
Beraaat... Bermain di Pengepungan di Bukit Duri, Omara Esteghlal Ambil Referensi dari Literatur Filsafat
Pengalaman Kerja Sukarela atau Volunteer Perlu Ditulis di CV, Bisa Bantu Tonjolkan Keterampilan yang Dimiliki
Rasa Cemburu di Tempat Kerja Wajar, Lakukan 6 Langkah Ini untuk Mengubahnya Jadi Kekuatan Diri
Belajar dan Praktek Jadi Guru Bahasa Indonesia di Amerika, Yuk! Ikuti Program Fulbright Foreign Language Teaching Assistant (FLTA) 2025
Siapa yang Mau Pindah ke Kanada? Ikuti Program RCIP Ini dan Dapatkan Izin Tinggal Permanen di Sana!
Gambarkan Diri Kamu Dengan 3 Langkah Berikut Ini Saat Ditanya Tentang Motivasi Saat Wawancara Kerja