Angkat Kisah Panglima TNI Agus Subianto, 'Believe: Takdir, Mimpi, Keberanian' Tampilkan Adegan Perang Betulan

photo author
Syanne Susita, Pejuang Kantoran
- Kamis, 12 Juni 2025 | 09:43 WIB
Film Believe: Takdir, Mimpi, Keberanian diangkat dari buku biografi Panglima TNI Mayjen Agus Subianto yang berjudul Believe – Faith, Dream, and Courage. (Instagram @filmbelieve)
Film Believe: Takdir, Mimpi, Keberanian diangkat dari buku biografi Panglima TNI Mayjen Agus Subianto yang berjudul Believe – Faith, Dream, and Courage. (Instagram @filmbelieve)

PejuangKantoran.com - Rumah produksi Bahagia Tanpa Drama merilis trailer film Believe - Takdir, Mimpi, Keberanian di CGV fX Sudirman, Selasa (03/06/2025) lalu.

Film yang diangkat dari buku tentang perjalanan hidup Panglima TNI Mayor Jenderal Agus Subiyanto, ini dibintangi oleh Ajil Ditto, Adinda Thomas, Wafda Saifan, Marthino Lio, dan Maudy Koesnaedi.

Duet penulis dan sutradara Rahabi Mandra dan Arwin Tri Wardhana berharap film ini bisa menjadi film alternatif di bioskop, mengingat genre film yang berlatar perang termasuk jarang digarap.

Baca Juga: BRI Miliki 43 Sentra Layanan Prioritas yang Melayani Nasabah Prioritas Tersebar di Seluruh Indonesia

“Sebagai saksi mata waktu masih kecil, saya menyaksikan bagaimana para prajurit berangkat ke medan perang," ujar Celerina Judisari yang bertindak sebagai produser film.

"Jadi, ketika seseorang yang saya kenal (Agus Subiyanto) mengeluarkan buku Believe, saya pikir kenapa kita tidak membuat film berlatar belakang perang? Tapi perangnya beneran, ya!” 

Demi menghadirkan cerita dan adegan perang yang realistik, produser yang sebelumnya memproduksi film Kadet 1947 ini kembali menghubungi Rahabi Mandra untuk menulis skenario dan juga menyutradarai film.

Celerina juga mendapuk Arwin Tri Wardhana sebagai partner kolaborasi dalam menggarap film ini. Rahabi fokus pada cerita peperangan, sedangkan Arwin pada drama film.

“Saya sudah beberapa kali bekerja sama dengan Mbak Ai (Panggilan Celerina). Bedanya film ini adalah full blown-action. Memang, salamannya seperti itu.

"Kita sudah pernah buat film berlatar belakang perang tetapi rada-rada drama di Kadet. Kali ini, kita buat perang beneran, sampai ada 80 ledakan dan penggunaan senjata yang cukup massive.

Baca Juga: 5 Tanda Kamu Menjalani Kehidupan B+ yang Membuat Kehidupan Jauh dari Kata Puas

"Kita coba memaksimalkan seperti apa itu film perang!” tegas Rahabi.

Pembuatan film Believe - Takdir, Mimpi, Keberanian ditambahkan Rabi adalah untuk menjawab pertanyaan mengapa film-film tanah air yang menghadirkan kisah-kisah perang seperti Saving Private Ryan atau Band of Brothers.

“Kita ingin memajukan industri ini sekaligus memuaskan keinginan penonton yang menyukai film perang. Dan, membuat film perang itu banyak kendalanya.

"Tapi kita push saja semaksimal mungkin!” tambah sutradara yang sebelumnya sukses menggarap film Gampang Cuan ini.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X