PejuangKantoran.com - Lihat juri dan mentornya saja sudah bikin ngeri! Tak tanggung-tanggung! Joko Anwar, Shanty Harmayn dan Yosep Anggi Noen akan menjadi juri Kompetisi Film Vidio, kompetisi ide film pendek yang diinisiasi oleh Vidio.
Sedangkan nama-nama besar lain seperti Mira Lesmana, Yandy Laurens, Khozy Rizal, Wicky Olindo, David Suwarto, dan Indra Yudhistira akan hadir sebagai mentor dalam kompetisi yang sama.
Ajang kompetisi tersebut akan memberikan dana produksi hingga Rp150 juta untuk tiga ide terbaik oleh para juri, serta pendampingan langsung (mentorship) dari para filmmaker di atas.
Baca Juga: 5 Kiat Minta Bantuan Koneksi di LinkedIn untuk Cari Pekerjaan tanpa Terkesan Memaksa
Dengan mengangkat tagline baru Vidio, yaitu Lebih Dari Hiburan, platform streaming video ini ingin merefleksikan semangat untuk menjadi ruang tumbuh dan berekspresi bagi penonton maupun kreator lokal.
Melalui kompetisi ini, sineas muda akan bisa mewujudkan impian mereka untuk memproduksi film-film pendek dengan dukungan dana dan mentoring langsung dari para tokoh penting industri perfilman.
“Kita ini dibanjiri konten. Ada ribuan konten keluar setiap hari, tapi industri perfilman rasanya lebih seru karena ada satu hal yang tidak bisa digantikan dengan konten-konten di handphone yang dibuka pas bangun atau sebelum tidur.
"Itu adalah cerita yang bagus, berkualitas, murni, pure, relevan, dan itulah alasan kenapa kita bikin Kompetisi Film Vidio.
"Kita yakin dengan dinamika ini, cerita-cerita seru yang belum pernah tertangkap bisa difasilitasi oleh Vidio,” ujar Teguh Wicaksono, Chief Marketing Officer Vidio, saat peluncuran program di Soehanna Hall, The Energy Building, Sudirman, Kamis (14/08/2025).
Didapuk sebagai juri adalah Joko Anwar. Sebagai filmmaker yang dulunya merintis karir dengan membuat film pendek, ia sangat optimis dengan perkembangan industri film di Indonesia dan menyambut hangat kompetisi ini.
Baca Juga: Belum Dapat Tempat buat Magang? Nih, Lowongan Magang Product Support Intern di Blibli.com
Sebagai juri, Jokan berharap bisa melihat sineas muda yang lebih peka dengan lingkungan sekitar dalam mencari ide cerita.
“Saya rasa Indonesia bisa dibilang masa depan perfilmannya sangat cerah. Karena, dilihat dari karya-karya film pendek yang dihasilkan para filmmaker muda menunjukkan mereka bukan saja secara teknis sangat menguasai filmmaking tapi juga sangat responsif terhadap apa yang terjadi di Indonesia secara sosial dan politik.
"Saya sangat percaya bahwa gagasan yang orisinal bisa datang dari siapa saja. Kompetisi ini memberi ruang bagi ide-ide berani untuk lahir dan tumbuh menjadi karya yang menginspirasi,” ujar sutradara yang sebentar lagi akan merilis film terbarunya, Legenda Kelam Malin Kundang.
Pendaftaran untuk mengikuti Kompetisi Film Vidio dibuka mulai 14 Agustus hingga 30 September 2025. Pengumuman 10 ide terbaik akan dilakukan pertengahan Oktober 2025, sedangkan pengumuman pemenangnya pada 2 Desember 2025 di ajang Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF).
Artikel Terkait
Ini Dia 6 Siswa yang Menjadi Tim Pengibar Bendera Pusaka saat Upacara Detik-detik Proklamasi
Lima Panggung Hiburan Disiapkan untuk Pesta Rakyat HUT ke-80 RI di Monas
Dalam Bermain Padel Kenali Teknis, Tujuan, dan Waktu Penggunaan Berbagai Jenis Pukulan
Kerja Tanpa Topeng: Cara Perusahaan Bikin Karyawan Merasa Aman Secara Psikologis
'Hanya Namamu dalam Doaku' Angkat Dinamika Hubungan Pengidap ALS dengan Para Caregiver-nya
Tren Busy Bragging: Ajang Pamer Kesibukan di Tempat Kerja sampai Kewalahan. Demi Apa, Sih?
Pensiun Mikro: Libur Panjang di Tengah Karir, Tren Baru Anak Muda yang Lagi Naik Daun