Penggunaan Kamera Lensa Lebar yang Jadi Tantangan buat Kru dan Pemain Film Dopamin

photo author
Syanne Susita, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 8 November 2025 | 17:44 WIB
Sutradara Teddy Soeria Atmadja dan sinematografer Vera Lestafa, ICS, bekerja sama untuk menciptakan aspek sinematik untuk film Dopamin. (Instagram @teddysoe)
Sutradara Teddy Soeria Atmadja dan sinematografer Vera Lestafa, ICS, bekerja sama untuk menciptakan aspek sinematik untuk film Dopamin. (Instagram @teddysoe)

“Yang pasti kamera ini akan agak menyusahkan pemain karena jalannya kamera bisa sangat dekat dengan muka untuk mendapatkan efek yang kita mau.

“Awal-awalnya, Angga dan Shenina agak kaget. Lama-lama baru terbiasa. Tapi, secara look di film, (penggunaan kamera lebar) ini akan terlihat sangat berbeda.

“Apalagi, secara teknis, di beberapa adegan kita juga melakukan gaya one-shot dan itu jadi lumayan PR buat Vera untuk setup-nya!” timpal Teddy.

Baca Juga: Misteri Suara Gamelan yang Cuma Bisa Didengar Cinta Brian Tiap Pagi saat Syuting Film 'Kuncen'

Soal kecanggungan berakting di depan kamera dalam jarak yang sangat dekat ini diakui Shenina Cinnamon.

“Lensa yang dipakai Mas Ted itu lensa 25! Kameranya dekat sekali dengan muka. Kita yang harus melakukan dialog dengan lawan main, tapi yang terjadi kita akhirnya berdialog sama kamera! Itu salah satu treatment yang pertama kali aku rasain, sih!” seru Shenina.

Film Dopamin akan segera tayang di bioskop pada 13 November 2025.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X