Cara Sutradara 'Agak Laen Menyala Pantiku' Acho Muhadkly Bikin Penonton Move On dari Film Pertama

photo author
Syanne Susita, Pejuang Kantoran
- Kamis, 27 November 2025 | 21:52 WIB
Sutradara Muhadkly Acho merasa kesuksesan Agak Laen akan sulit terulang untuk film keduanya, Agak Laen Menyala Pantiku. (Instagram @muhadkly)
Sutradara Muhadkly Acho merasa kesuksesan Agak Laen akan sulit terulang untuk film keduanya, Agak Laen Menyala Pantiku. (Instagram @muhadkly)

PejuangKantoran.com - Terlepas film Agak Laen akan sukses di box office atau tidak, produser Dipa Andika sudah mengumumkan bahwa film tersebut akan terus berlanjut. Setiap filmnya hadir dalam bentuk cerita lepas yang berbeda.

Ini artinya Muhadkly Acho, sebagai penulis skenario dan sutradara, sudah mengemban tugas berat untuk melanjutkan IP Agak Laen. Ia tidak bisa sembarang dalam membuat cerita untuk film Agak Laen berikutnya, mengingat kesuksesan film pertama yang jadi film Indonesia terlaris kedua sepanjang masa.

Itulah yang menjadi ketakutan utamanya. Acho tidak mau membuat film yang standarnya di bawah yang pertama. Ia harus fokus untuk membuat film yang bisa bikin orang tidak membanding-bandingkan antara yang pertama dan yang kedua: Agak Laen Menyala Pantiku.

Baca Juga: Kronologi Hilangnya Tumbler Penumpang Commuterline yang Berakibat Dipecatnya Petugas KAI

Pressure itu sudah ada sejak jumlah penonton pertama diumumkan. Jadi, udah nggak perlu ditanya lagi. Tapi, yang paling pressure buat kreator itu terutama aku ya, bagaimana caranya ini (yang kedua) bisa bikin orang move on dari yang pertama.

"Kalau pun dibandingkan, ya boleh lah. Tapi, setidaknya orang bilang tidak lebih buruk. Itu saja. Karena kalau kita sampai tiba-tiba bikin yang ini, lalu timbul komentar ‘Wah, jauh banget! Ini mah ngapain buat yang keduanya!’

"Nah, itu justru lebih menakutkan buat aku sebagai penulis dan sutradaranya!” terang Acho, saat pemutaran perdana Agak Laen Menyala Pantiku di Epicentrum XXI, Jakarta, Kamis (20/11/2025).

Sedangkan mengenai kemungkinan film kedua ini bisa mencapai perolehan angka penonton yang sama dengan yang pertama, ia dan produser Ernest Prakasa sepakat untuk bersikap realistis.

“Terlepas dari (pressure) jumlah penonton yang 9 juta penonton, saya yakin (yang kali ini) nggak akan kesampaian. Itu terlalu, apa ya, seperti yang Ernest bilang, bukan sesuatu yang gampang diulang, angka 9 juta itu.

"Tapi, ya, kalau dikasih lagi, puji syukur! Makanya Jegel naikin prediksinya sedikit. Sejuta seratus sebagai garansi, katanya. Kita nggak usah muluk-muluk!” tukas sutradara yang mengawali karirnya sebagai stand up comedian ini.

Baca Juga: Keluarga Arya Daru Ungkap Temuan Baru Usai Bertemu Penyidik Polda Metro

Sebagai produser, dengan jujur Ernest merasa jika bisa mencapai angka setengah dari catatan pengumpulan penonton yang pertama saja, ia sudah bersyukur.

“Film pertama kita sadar betul tidak ada ekspektasi dari jumlah penonton. Nah, yang di kedua ini tentunya ekspektasi penonton sudah tinggi. Itu sudah kita sadari betul.

"Sejak awal menulis pun, Acho sudah sangat menyadari itu. Treatment directing Acho, kalau diperhatikan, lebih ngulik. Berusaha meningkatkan lagi apa yang sudah bagus sebelumnya.

"Kita tingkatin lagi dari treatment directing, budget produksi. Kalau ditanya angka, kami merasa angka yang kemarin bukanlah angka yang wajar. Yang namanya keajaiban kan nggak bisa menjadi setiap kali.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X