PejuangKantoran.com - Beredar video di mana seorang pria tampak memakai daster dan jilbab. Pria tersebut lantas mengadu pada Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, mengenai donasi baju yang tersedia di posko.
“Pak Bobby, kami nggak kebagian baju laki-laki, Pak,” ujar pria tersebut, dikutip dari akun Instagram @xyz1237252024 pada Kamis (11/12/2025).
“Tag Pak Bobby ramai-ramai, nggak kebagian baju laki-laki ini. Baju perempuan semua, daster kita sikat,” imbuhnya diiringi gelak tawa para pengungsi lainnya. Seorang kakek bahkan ikut mengenakan baju gamis.
Baca Juga: Masih Ngeles, Begini Jawaban Bupati Aceh Selatan Mengapa Tetap Umrah di Tengah Bencana
Bantuan untuk warga terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatera memang terus mengalir. Selain bantuan logistik, bantuan pakaian juga diperlukan, mengingat harta benda mereka sudah hilang tersapu banjir.
Namun sumbangan pakaian bekas ini rupanya tidak merata antara pakaian laki-laki dan perempuan. Pakaian perempuan jauh lebih banyak, sehingga banyak pria yang terpaksa memakai baju wanita.
Tips menyumbang pakaian bekas layak pakai
Pada dasarnya, mudah sekali menentukan pakaian apa yang sebaiknya disumbangkan pada korban bencana. Pertama, pilih pakaian yang simpel dan mudah dipakai, seperti kemeja, t-shirt, atau polo shirt.
Hindari memberikan pakaian yang berpayet-payet, rok mini, dan terutama: pakaian dalam.
Untuk menentukan seperti apa pakaian bekas layak pakai, ada tips dari Nada Arini, perempuan yang menyebut dirinya sebagai eco-conscious mom. Dalam peristiwa banjir di Sumatra, Nada sudah menggalang berbagai bantuan.
Baca Juga: Pantesan Sangar, Gubernur Aceh Muzakir Manaf Ternyata Mantan Panglima GAM dan Pengawal Khadafi
1. Pastikan pada kerah dan ketiaknya tidak ada noda kekuningan. Tidak masalah meskipun kamu mau donasi baju dengan logo institusi tertentu.
“Jadi kalau mau donasi itu, sebaiknya kualitas bajunya itu yang kayak di thrifting-thrifting itu lho, yang benar-benar paripurna. Yang kita pun kalau memakai keluar tuh enggak malu.
“Jadi donasikan pakaian-pakaian yang kalian pun bangga memakai keluar rumah. Bukan pakaian yang udah, hmm… kalian pun udah nggak sudi makainya,” ujar Nada.
2. Lupakan baju yang kelunturan, meskipun sedikit. Baju seperti ini mungkin fine-fine saja dipakai di rumah, tetapi untuk dikenakan ke luar rumah tentu tidak layak.
Artikel Terkait
4 Model Rambut Pria yang Bakal Ngetren di Tahun 2026 dan Cocok Buat Pekerja Kantoran
Koperasi Merah Putih Tukangkayu di Banyuwangi Dikelola Profesional namun Berbasis Gotong-royong
Menolak Disebut Nepo Baby, Nazira C. Noer Justru Terbebani Nama Besar Orang Tua yang Disandangnya
Mie Gacoan Membuka Lowongan Kerja Creative Manager buat yang Biasa Kerja dengan Pace Cepat
Begini Tren Rekrutmen 2026, usai Perusahaan Beralih dari CV Tradisional atau CV Buatan AI
2.511 Peserta Lolos Tahap Akhir Seleksi LPDP Tahap 2 Tahun 2025, Mayoritas untuk Bidang STEM
Hati-hati, Berikut 9 Penyebab Artificial Intelligence atau AI Bisa Memberi Jawaban Halu!