Banyak Pria Terpaksa Pakai Daster di Aceh, Ini Tips Donasi Pakaian Bekas Layak Pakai untuk Korban Bencana

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Kamis, 11 Desember 2025 | 12:54 WIB
Hindari donasi baju yang kerahnya sudah terkena noda, kelunturan, atau sobek. Pilih pakaian bekas layak pakai yang masih bersih. (Vanish.co.in)
Hindari donasi baju yang kerahnya sudah terkena noda, kelunturan, atau sobek. Pilih pakaian bekas layak pakai yang masih bersih. (Vanish.co.in)

“Baju seperti ini jangan didonasikan. Karena walaupun keadaan mereka seperti itu, tapi di sana tuh (donatur yang niatnya) membuang baju juga banyak banget. Akhirnya barang-barang seperti ini tidak terpakai di sana,” tukas perempuan murah senyum ini.

3. Jangan menyumbangkan baju kondangan. Dalam keadaan normal saja, kamu hanya memakai baju kondangan saat menghadiri resepsi pernikahan. Di lokasi bencana, siapa yang mau memakai pakaian pesta?

“Mereka enggak butuh itu karena memang tidak akan kondangan dalam waktu dekat. Apalagi size-nya juga agak tricky pakainya. Jadi, berikan kebutuhan yang mereka butuhkan, jangan lihat dari kacamata kita.

“Dan, jangan donasiin barang-barang yang kalian sendiri enggak mau pakai, yang malu untuk pakai ke luar rumah,” jelas Nada, sambil menambahkan bahwa pakaian yang tidak terpakai hanya akan menjadi sampah.

Baca Juga: Pandawara Group Ajak Rakyat Urunan Beli Hutan. Secara Global Banyak Gerakan Lain dengan Semangat yang Sama!

4. Hindari menyumbangkan pakaian yang sudah sobek, melar, atau terkena noda apapun (tinta, tumpahan makanan), berjamur, atau sudah berubah warna karena lapuk.

Menurut Nada, pakaian bekas yang tidak layak pakai ini jumlahnya sangat banyak, dan memakan banyak waktu bagi relawan untuk menyortirnya. Akibatnya, malah menghambat pengiriman bantuan.

Meski begitu, ia menyampaikan terima kasih atas semua donasi baju yang sudah dikirimkan. Ini saatnya kamu menunjukkan kepedulian, dengan lebih bijak dalam memilah pakaian bekas layak pakai yang ingin kamu donasikan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Instagram @nada_arini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X