Jerome Kurnia Blak-Blakan soal Membangun Karakter Kapten Pilot di Film 'Penerbangan Terakhir'

photo author
Syanne Susita, Pejuang Kantoran
- Jumat, 19 Desember 2025 | 21:45 WIB
Jerome Kurnia tampil sebagai Kapten Pilot Deva dalam film Penerbangan Terakhir. (Instagram @filmpenerbanganterakhir)
Jerome Kurnia tampil sebagai Kapten Pilot Deva dalam film Penerbangan Terakhir. (Instagram @filmpenerbanganterakhir)

PejuangKantoran.comJAFF Market 2025, yang digelar di Jogja Expo Center, 29 November hingga 1 Desember 2025 lalu, bekerja sama dengan Variety untuk merilis 12 film yang menjadi pilihan Variety’s Hottest Pick 2026.

Salah satunya adalah Penerbangan Terakhir, film bertema aviasi yang mengungkap skandal di dunia penerbangan. Film yang disutradarai oleh Benni Setiawan dan diproduseri Tony Ramesh dan Shalu T.M. ini terpilih karena menjanjikan kisah yang menyegarkan dari genre drama Indonesia.

“Film Penerbangan Terakhir akan membuka perjalanan VMS Studio di bioskop pada tahun 2026. Film menghadirkan cerita yang fresh dari genre drama Indonesia, dengan latar belakang dunia penerbangan.

Baca Juga: Beda Translator dan Interpreter, Sama-sama Penerjemah tapi Media yang Dipakai Nggak Sama

"Lewat film ini, kami ingin memvisualkan cerita skandal seputar dunia penerbangan yang sering kita dengar tapi tidak pernah ditampilkan di layar lebar,” ujar produser Tony Ramesh saat ditemui di kantor VMS, Jakarta, Jumat (12/12/2025).

Agar penonton bisa merasakan pesan dari film ini, VMS  merekrut pemeran utama Jerome Kurnia dan Nadya Arina yang dalam kehidupan nyata ternyata pasangan kekasih.

Jerome Kurnia berperan sebagai Kapten Pilot Deva, dan Nadya Arina sebagai pramugari Tiara. Dipasangkan bersama pacar sendiri ternyata bukan suatu kemudahan buat Nadya, melainkan malah menjadi tantangan.

“Kadang orang suka berpikir kalau kita sebagai pasangan jadi lebih mudah, karena sudah ada chemistry. Tapi, sebetulnya tidak. Lebih challenging justru.

"Bagaimana caranya kita tidak terlihat seperti sudah dekat, kenal sebelumnya. Bagaimana caranya kita mencari sweet spot di mana Nadya sebagai Tiara dan Jerome sebagai Deva, sehingga sweet spot itu menjadi lebih otentik. Itu challenge-nya!” ujar Nadya.

Sedangkan Jerome Kurnia merasa ia harus melakukan banyak riset terhadap karakternya sebagai kapten pilot. Salah satu metode untuk pendekatan karakter adalah secara detail membedah karakter lewat naskah yang ia baca.

Baca Juga: Pelan-pelan, Karyawan Muda Akhirnya Mau Balik ke Kantor demi Masa Depan Karier Mereka Sendiri

Aktor kelahiran Jakarta, 4 Februari 1994 ini, mencoba melakukan interpretasi terlebih dahulu sebelum ia presentasikan kepada sutradara dan produser.

“Aku selalu berangkat dari naskah yang biasanya sudah ada seperti apa karakternya. Tinggal cara kita mendefinisikannya bagaimana.

"Lalu, aku menambah beberapa referensi karakter dari film-film lain, juga dari beberapa orang yang berprofesi pilot yang aku temui, dan itu tidak spesifik pada satu orang saja," katanya.

Jerome, yang merintis karir sebagai model dan vokalis di Rice Cooker Band, mengambil sedikit-sedikit dari beberapa orang yang menjadi referensinya, lalu memasukkannya untuk tokoh Deva.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X